Penetapan Siaga Darurat Bencana Karhutla Kalteng, Pacu Semangat Satgas

Foto:Apel Siaga Karthula

Palangka Raya IB-Upacara Apel Siaga yang di adakan pada hari Rabu, 25 juli 2018 yang di adakan dihalaman kantor Gubernur jl. Rta .Milono

Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran ssebaga Pemimpin Upacara Apel kesiapsiagaan karhutla Kalteng, dihadiri juga Fkpd Kalteng, para bupati dan walikota se-Kalteng, para Dandim jajaran Korem 102/Pjg, para Kapolres jajaran Polda Kalteng, Dan Yonif R 631/Atg, para Dan/Ka Balak Aju, Kepala BPBD Prov. Kalteng, Kepala BPBD Kabupaten/Kota se-Kalteng, Ketua GAPKI Kalteng, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Bertindak selaku komandan apel, Letkol Inf. Tuwadi, Dandim 1012/Btk.

Apel diawali laporan sekda Kalteng, bahwa di Kalimantan Tengah dalam kurun waktu bulan Januari sampai pada 22 Juli 2018, telah terjadi 617 hotspot, 192 kebakaran hutan dan lahan, dengan luas areal mencapai 131,3 ha. Sampai saat ini kekuatan satgas darat Karhutla Kalteng berjumlah 8. 832 personel dan satgas udara 2 unit hely boomber di bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.Selanjutnya dalam kesempatan memberi sambutan, gubernur Kalteng selaku pimpinan apel menyatakan,”Kejadian kebakaran yang massif pada 2015 telah menggugah kesadaran kolektif kita untuk mencegah dan menanggulangi bencana karhutla. Kejadian tersebut jangan sampai terulang. Presidenpun memberi atensi khusus masalah ini, dengan terbitnya Inpres nomor 11 tahun 2015 tentang Peningkatan Pengendalian Karhutla. Selanjutnya pada 6 Pebruari 2018, presiden kembali menegaskan untuk meningkatkan sinergitas penanganan karhutla. Pada tahun 2016 dan 2017 telah terjadi penurunan signi:ikan. Memasuki tahun 2018, hotspot sampai dengan saat ini mengalami peningkatan. Hal ini merupakan tantangan kita semua”,tegasnya. Selanjutnya gubernur mengajak seluruh elemen untuk bersinergi mengatasi karhutla demi mencapai Kalteng bebas asap tahun 2018.

Dalam kesempatan tersebut gubernur menyatakan status siaga darurat karhutla dengan menyatakan,”Selaku Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan wilayah Propinsi Kalimantan Tengah.Dengan demikian maka fungsi komando, fungsi koordinasi dan fungsi pelaksana penaganan karhutla diharapkan bisa berjalan cepat, tanggap, sinetgis dan efektif”,tegasnya.

Hal lain yang ditandaskan gubernur berkaitan dengan para pengusaha berbasis lahan. Diharapkan peran aktifnya ikut menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, baik di wilayah usahanya maupun di lahan sekitarnya.
Menanggapi hal tersebut, Dansatgas Karhutla Kalteng yang juga Danrem 102/Pjg menyatakan,”Status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di wikayah Kalimantan Tengah, menjadi pemacu semangat untuk melaksanakan tugas pencegahan dan penanggulangan karhutla. Sinergitas antar elemen harus semakin padu dan kokoh”,tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *