Adanya Penurunan 76 Orang Penderita ODP

PALANGKA RAYA –IB Gugus Tugas melalui rilis di websitenya corona.kalteng.go.id, hari ini Selasa (14/04/2020) sore.

Rilis menyampaikan menunjukan penurunan jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) yakni menjadi 412 (berkurang 76 dari hari kemarin 488). Namun jumlah Pasien Dengan Perawatan (PDP) berada di angka 72 kasus (bertambah 6 dari hari kemarin 66) dengan distribusi berdasarkan rumah sakit rujukan yaitu : 49 orang di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, 8 orang di RSUD Sultan Imanuddin Kotawaringin Barat, 12 orang di RS dr. Murjani Kotawaringin Timur, 1 orang di RSUD Soemarno Sosroadmodjo Kapuas, 1 orang di RSUD Tamiang Layang dan 1 orang di RSUD Mas Amsyar Katingan.

Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium sebanyak 25 orang, dengan rincian 17 orang di RSUD Doris Sylvanus, 4 orang di RSUD Sultan Imanuddin dan 4 orang di RSUD dr. Moerjani.
Sementara itu 8 orang dinyatakan sembuh, 16 orang dalam perawatan dan meninggal 1 orang.

Data distribusi COVID-19 secara kumulatif sejak 13 April 2020 berdasarkan Kabupaten/Kota : Jumlah kasus positif sebanyak 25 orang, di Palangka Raya 15 orang, Kab. Kotawaringin Barat 4 orang, Kab. Kotawaringin Timur 3 orang. Jumlah kasus sembuh 8 orang semuanya di Palangka Raya, jumlah meninggal 1 orang dari Kapuas.

Selanjutnya peta sebaran COVID-19 di Kalimantan Tengah ditunjukkan dalam tiga warna, yakni merah (terdapat kasus positif COVID-19) antara lain Kota Palangka Raya, Kab. Katingan, Kab. Kotawaringin Timur, Kab. Kotawaringin Barat, Kab. Kapuas dan Kab. Barito Timur. Warna kuning menunjukkan terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni di Kab. Barito Selatan, Kab. Barito Utara, Kab. Gunung Mas, Kab. Murung Raya, Kab. Pulang Pisau, Kab. Seruyan dan Kab. Lamandau. Sementara Kab. Sukamara masih ditunjukkan dalam warna Hijau yang berarti wilayah ini belum terdampak. Rincian jumlah positif Covid-19, ODP dan PDP di masing-masing Kabupaten/Kota tersebut dapat dilihat melalui peta sebaran yang disajikan oleh Gugus Tugas. Diharapkan peta tersebut dapat memberikan informasi kepada masyarakat. Disamping itu angka persebaran ini dapat dijadikan kewaspadaan kita bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *