Ini Pesan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Kepada Kepala Desa Se-Kalteng

PalangkaRaya -IB- Rapat kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 bertempat, Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (20/02/2020).

Turut serta hadir Bupati dan Wakil Bupati se-Kalteng, Camat dan Kepala Desa se-Kalteng, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng dan Hadir secara khusus dari Pemerintah Pusat yakni Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Muchlis Hamdi, Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Trasmigrasi Agus Fatoni, serta Direktur Jenderal Daerah Tertinggal Samsul Widodo.

Dalam sambutan tertulis, Sugianto Sabran (Sapaan akrab Gubernur Kalteng) yang dibacakan oleh Inspektur Provinsi Kalimantan Tengah H. Sapto Nugroho (Sebelum Gubernur hadir), Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Provinsi Kalteng telah melaksanakan Bimbingan Teknis Percepatan pembentukan Peraturan Bupati tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa (DD) disetiap Desa Tahun Anggaran 2020 –

  • Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai upaya mempersiapkan persyaratan untuk penyaluran DD yang salah satu syarat mutlaknya harus dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten, dalam mengajukan pencairan DD.
  • Minggu pertama bulan Februari 2020 semua Rancangan Peraturan Bupati terkait hal tersebut untuk seluruh Kabupaten telah diajukan ke Pemerintah Provinsi Kalteng dan difasilitasi oleh tim teknis. kemudian hasilnya telah disampaikan pula ke Kabupaten masing-masing untuk menjadi dasar penetapan.
  • Dengan terbitnya Peraturan Mentri Keuangan – PMK: 205/pmk.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa, hal tersebut menyebabkan adanya sedikit membutuhkan penyesuaian dan perbaikan terhadap Rancangan Peraturan Bupati dimaksud. oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menyurati agar segera menyesuaikan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam PMK tersebut.
  • Perlu diketahui bahwa sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2019 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020, bahwa Provinsi Kalteng telah mealokasikan sebesar Rp. 1,403 T lebih untuk 1.433 desa yang tersebar di 13 Kabupaten se-Kalteng. tentunya dengan besarnya alokasi anggaran Dana Desa tersebut, menjadi sorotan banyak pihak.
  • Gubernur berharap pihak-pihak terkait, lebih mengawasi dan melakukan pengawalan yang lebih intensif sehingga dapat memberi keyakinan yang lebih memadai bahwa dana desa telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
  • Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan arahannya, yakni menekankan ke semua pihak khususnya Kepala Desa agar dapat memanfaatkan DD sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat serta dapat mengatasi kesenjangan dan mengentaskan kemiskinan, sehingga tidak ada lagi desa tertinggal. Selain itu, Gubernur kembali menekankan agar tidak ada lagi anak-anak putus sekolah di Kalteng, yakni dengan mengratiskan biaya sekolah di tingkat SD sampai SMA.

Diakhir sambutan Gubernur secara tertulis menjelaskan pula, PMK Nomor 205 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Desa resmi mengubah skema penyaluran anggaran dana desa. Kebijakan penyaluaran Dana Desa ini berlaku pada tahun anggaran 2020.

  • Dalam PMK Nomor 205 Tahun 2019, untuk penyaluran Dana Desa Tahun 2020, Pemerintah menetapkan skema besaran tahap I menjadi 40%, tahap II sebesar 40%, dan tahap III sebesar 20%.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran juga meminta agar Dana Desa ini dipergunakan untuk kemajuan, pembangunan Desa disebaik-baiknya agar semua masyarakat Desa menikmati dan Desa menjadi maju hingga kedepanya tidak ada lagi desa tertinggal di Kalteng.(red*)

2 thoughts on “Ini Pesan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Kepada Kepala Desa Se-Kalteng

  1. Andai gubernur atau bupati datang kerumah saya maka bapak akan tau bahwa DD tidk digunakan dgn bijak. Karena dri tahun 2015 -2020 ini qmi sebagai warga desa basarang tidak pernah mendapat apapun. Setiap kali diminta ktp dn kk tpi tidak ada yg diberikan bhkan qmi pernah disuruh bayar admin 38rb utk bedah rumah tapi bukan x bedah rumah yg qmi dpat kn melainkan kekecewaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *