KALTENG http://Inovasiborneo.co.id-Kepala Dinas PUPR Kalteng Shalahuddin menyebutkan, saat ini pihaknya sedang menggenjot pembangunan sejumlah infrastuktur yaitu Rumah Sakit Kelas B Kalteng, penataan kawasan Jembatan Kahayan (pembangunan water front city Kota Palangka Raya).Saptu,3 Desember 2022.

Tak hanya itu, pihaknya juga sedang mengerjakan pembangunan Bundaran Besar Kota Palangka Raya, pembangunan Universitas Barito Raya, dan pembangunan jalan-jalan menuju pelabuhan (outlet) jalan nasional dan provinsi.
“Disamping itu, kita dari Dinas PUPR Kalteng juga telah melakukan penggantian dan pemeliharaan jembatan di Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama, pembangunan ruas jalan Tumbang Sangai-Tumbang Kalang, pembangunan ruas jalan Pangkoh – Bahaur, pembangunan jalan Pagatan – Kampung Tengah, dan pembangunan jalan Kapuas – Palingkau – Dadahup,”ungkap Shalahuddin.
Pembangunan maupun peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Kalteng ini terus digencarkan oleh pemprov melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng.
Kepala Dinas PUPR Kalteng, Shalahuddin mengatakan untuk pengerjaan jalan maupun jembatan di 2022 sampai saat ini sudah mencapai 86 persen dan pihaknya mengupayakan pengerjaan infrastruktur itu bisa selasai 100 persen pada akhir tahun ini
“Insya Allah kita akan upayakan pengerjaan infrastruktur tahun 2022 selesai diakhir tahun ini, semoga saja tidak ada halangan yang dapat menghambat pembangunan itu,” ucapnya, .
Dia mengungkapkan, untuk pengerjaan program multi years tahun 2022 tidak bisa sempat diselesaikan pada tahun ini, sebab hingga sekarang pekerjaan proyek yang ada yakni baru sekitar 25 persen sampai dengan 30 persen.
Sehingga, pengerjaan multi years akan difokuskan penyelesaiannya pada tahun 2023 mendatang dan pengerjaan proyek lainnya seperti penataan di wilayah Kota Palangka Raya, bundaran besar, jembatan kahayan, dan pembangunan rumah sakit.
Dia berharap infrastruktur yang sudah dibangun oleh Pemprov Kalteng di wilayah provinsi ini bisa dinikmati oleh masyarakat, dan diharapkna juga agar bisa bersama-sama menjaga infrastruktur yang ada tersebut agar bisa bertahan lama.
“Kita akui memang masih banyak kekurangan, tapi kita usahan akan bekerja maksimal membangun infrastruktur di provinsi ini. Kita mengharapkan semua pihak bisa bekerjasama menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah saat ini. Semoga semua itu bisa memberikan manfaat bagi kita semua,” tukasnya.

