Kotawaringin Barat, http://InovasiBorneo.co.id -DPRD Kotawaringin Barat mengadakan Konsultasi Publik dan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Rapat DPRD, Senin (26/8/2024) dengan tujuan menyusun tiga naskah akademik dan rancangan peraturan daerah (Raperda). Diskusi ini membahas penyelenggaraan pariwisata, pasar sehat atau pasar rakyat, serta pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan.

Caption : DPRD Kobar Gelar Konsultasi Publik Dan FGD
Ketua sementara DPRD, Siti Mukaromah, menekankan pentingnya forum ini untuk mendapatkan masukan dan memperbaiki rancangan peraturan daerah yang sedang dibahas.
“Proses ini masih panjang dan melibatkan diskusi lebih lanjut antara DPRD dan eksekutif. Kami berharap anggota DPRD, terutama yang baru, dapat memahami isu-isu yang akan dibahas ke depannya,” kata Siti.
Salah satu topik penting dalam FGD adalah sektor pariwisata yang sering kali terbentur masalah minimnya anggaran. Siti mengungkapkan bahwa meskipun ada banyak program unggulan di sektor ini, anggaran yang tidak memadai menjadi kendala utama.
“Banyak program pariwisata yang tidak bisa dijalankan karena kekurangan anggaran, padahal sektor ini potensial untuk meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.
Selain itu, diskusi terkait pasar sehat menyoroti perlunya regulasi yang mendukung kebersihan dan keteraturan di pasar tradisional, yang berperan penting dalam perekonomian lokal.
Pembahasan juga menyinggung pentingnya pendidikan Pancasila sebagai elemen kunci dalam memperkuat kohesi sosial dan nasionalisme. Diharapkan regulasi yang dihasilkan dapat mendorong penerapan pendidikan Pancasila di semua jenjang pendidikan, sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya wawasan kebangsaan.
Setelah FGD, DPRD akan melanjutkan pembahasan Raperda dengan pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa Perda ini dapat diterapkan secara efektif, termasuk dengan memastikan adanya Perbup sebagai aturan pelaksanaan yang mendukung,” tutup Siti Mukaromah.
Diharapkan, regulasi terkait pariwisata, pasar sehat, dan pendidikan Pancasila ini akan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kotawaringin Barat. (Firman Muliadi).

