SAMPIT,http://inovasiborneo.co.id –Bentrok yang terjadi antara aparat dengan masyarakat Desa Bangkal, merenggut satu korban jiwa dengan luka tembak di dada,”sementara beberapa orang lainnya alami luka-luka.dan sebagian lagi diamankan oleh pihak kepolisian.

Mendengar Pasca betrok tersebut Gubernur Kalteng Sugianto Sabran langsung menuju ke Seruyan Sebelumnya Gubernur Sugianto Sabran membesuk korban pasca kerusuhan di Bangkal yang dirawat di RS Doris.
Sebelum Menuju Seruyan,sore harinya Gubernur Kalteng Ke kotim untuk melakukan pertemuan dan juga menemui tahanan Warga yang ditahan pasca bentrok dititipkan di tahanan Polres Kotawaringin Timur (Kotim).
Gubernur Kalteng bersama Forkopimda dan Ketua Umum (Ketum) Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), yang juga Anggota Komisi III DPR RI, untuk membebaskan 20 warga bangkal yang ditangkap aparat pasca bentrok di wilayah PT HMBP, Kabupaten Seruyan.

“Alhamdulillah setelah dilakukan pertemuan baik dengan aparat dan 20 masyarakat yang diamankan, semua sepakat untuk dibebaskan. Kita berterima kasih kepada Pak Gubernur dan Bapak H Agustiar Sabran yang turun langsung serta menjadi penjamin bagi 20 warga Bangkal untuk dibebaskan,” kata Aktivis Pemuda Kalteng Gahara Ramadan, Minggu (8/10/2023) malam.
Pembebasan dilakukan, setelah H Agustiar Sabran sebagai jaminan dibebaskannya warga yang ditangkap,Minggu malam (8/10/2023).
Saat ini rombongan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Ketum DAD H Agustiar Sabran dan Forkopimda Kalteng tengah diperjalanan mengantarkan 20 warga ke rumah masing-masing di Desa Bangkal. “Ini kita sedang ikut rombongan Bapak Gubernur Kalteng dan Bapak Ketum DAD Kalteng menuju Desa Bangkal mengantarkan warga yang baru dibebaskan,” ucapnya.
Pembebasan 20 warga Desa Bangkal juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng Rizky Badjuri. “Benar, untuk warga sudah dibebaskan dan mediasi telah dilaksanakan dengan baik dan hasilnya juga baik,”Saat ini kita sedang menuju Desa Bangkal bersama Bapak Gubernur H Sugianto Sabran untuk mengantar warga. Rencana setelah itu, Bapak Gubernur Kalteng dan rombongan akan ke rumah duka,” pungkasnya

