
PALANGKA RAYA-http://inovasiborneo.co.id-Sekretaris Daerah Nuryakin didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Keluarga Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah Nunu Andriani Edy Pratowo serta Ketua Dharma Wanita Anita Nuryakin hadir membuka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tingkat Provinsi, di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Jumat (14/7/2023).
Peringatan Harganas ke-30 tingkat Provinsi mengusung tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju” dengan tagline “Keluarga Keren Cegah Stunting, Semakin Keren Semakin BERKAH”.
Membacakan sambutan Gubernur, Sekda Nuryakin menyampaikan bahwa penurunan stunting menjadi salah satu program prioritas di Provinsi Kalimantan Tengah.
Upaya percepatan penurunan stunting memerlukan sinergitas semua pihak termasuk mitra dan stakeholder terkait salah satunya perguruan tinggi.
Keterlibatan perguruan tinggi dilakukan melalui berbagai pendekatan, melakukan penelitian jangka panjang serta intens berkesinambungan dan mengkomunikasikan isu-isu kesehatan di lapangan.
“Mahasiswa sebagai influencer mengedukasi masyarakat melalui program KKN tematik, program dan kegiatan percepatan penurunan stunting di Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkap Gubernur.
Melalui peringatan Harganas ke-30 ini Gubernur berharap masyarakat Kalimantan Tengah lebih menyadari bahaya stunting dan memperkuat langkah dalam mencegah dan menuntaskan persoalan stunting di Kalimantan Tengah untuk mencapai kondisi Indonesia Emas pada 2045.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan Piagam Penghargaan Program “Bangga Kencana” kepada sejumlah kategori terbaik.
Turut hadir Deputi Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN Pusat, Bupati/Walikota se-Kalteng atau yang mewakili, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Tengah, Rektor UMP dan jajarannya serta Staf Ahli Gubernur Suhaemi dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DP3APPKB, Kepala Dinas TPHP dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Johni Sonder.

