Pemprov Kalteng Berharap Hasil SSGBI tahun 2022 angka prevalensi stunting di Kalteng 23,24 persen

KALTENG- Pemprov Kalteng berharap hasil SSGBI tahun 2022 angka prevalensi  stunting di Kalimantan Tengah bisa mencapai minimal 23,24 persen, sehingga target penurunan  stunting  sebesar 15,38 persen di tahun 2024 dapat tercapai,” ucapnya.

Sahli Gubernur Bidang KSDM Suhaemi : Angka Prevalensi Stunting di Kalteng Turun Signifikan

Penyerahan Data Keluarga Berisiko Stunting di Kalteng

Walaupun dari tahun ke tahun angka prevalensi stunting di Kalteng mengalami penurunan, menurut Suhaemi angka ini masih berada di atas angka standar yang ditoleransi oleh WHO, yaitu di bawah angka 20 persen, dan masih berada di atas angka nasional yaitu 24,4 persen.

“Saya mengimbau kepada seluruh instansi dan mitra terkait, agar dapat bersinergi dan bekerja sama di dalam wadah yang telah dibentuk oleh Bapak Gubernur yaitu Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *