KALTENG http://inovasiborneo.co.id-Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan untuk meningkat multi-komoditas di lahan petani dengan tujuan menghasilkan ragam produk pertanian selain padi, yang tentunya akan lebih mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian serta meningkatkan pendapatan petani dari penjualan produk-produk tersebut.

Untuk Meningkatkan Produk Tanaman Pangan,serta Holtikura,serta pertenakan hal Tersebut mendorong Pemprov Kalteng adakan MoU antar Dinas terkait.
“Momentum pemulihan ekonomi Kalimantan Tengah terus berlanjut, dimana kinerja sektor-sektor utama penopang ekonomi tetap tumbuh tinggi.
Pada Triwulan I,II dan III Tahun 2022 Provinsi Kalimantan Tengah merupakan provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi se-regional Kalimantan,” kata Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H.Edy Pratowo dalam sambutannya dalam acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Rabu (14/12/2022).
Wagub mengungkapkan pihaknya menyadari bahwa sebagian besar produk/ barang yang ada di Kalimantan Tengah didukung dan dipasok dari luar daerah Kalimantan Tengah khususnya dari pulau Jawa.
Dengan dasar pelaksanaan kegiatan ini, meningkatkan pembangunan/ pengembangan diKalteng dan menjadi pihak yang mendapatkan manfaat dari kegiatan ini.
Sehingga Kerjasama antar Kedua Provinsi ini mampu meningkatkan hasil serta mampu mendukung dan meningkatkan hasil dari program food estate.
Kerjasama ini dilakukan karena memang sesuai konsep Gubernur sedari awal, mulai melangkah dari peningkatan kesejahteraan petani, dengan kesejahteraan yang meningkat akan mampu menumbuhkan produktivitas yang tinggi, dan pada akhirnya program ini akan berkontribusi mensejahterakan rakyat Kalimantan Tengah,” .
Multi-komoditas yang telah dikembangkan meliputi budi daya tanaman hortikultura (buah dan sayuran) seluas lebih dari 450 hektare, ternak itik sebanyak 55 ribu ekor, dan kelapa genjah lebih dari 140 ribu batang pohon.
Adapun hasil dari peternakan itik yang diusahakan kelompok sebanyak 500 ekor mampu menghasilkan telur itik rata-rata per bulan sebanyak 8.573 butir telur. Jumlah ini dijual oleh petani dalam bentuk telur segar dan telur asin.
Dengan Kerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provnsi Jawa Timur Mampu lebih meningkatkan lagi hasil Multi Komoditas Progam Food Estate diKalteng.

