KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Dalam kurun waktu 6 tahun sejak tahun 2017-2022, program bedah rumah di Provinsi Kalimantan Tengah telah berhasil meningkatkan jumlah rumah layak huni sebanyak 15.529 unit.

Tahun 2017 sebanyak 2.000 Unit dengan anggaran Rp. 29.612.500.000,- ;-Tahun 2018 sebanyak 3.570 Unit dengan anggaran Rp. 54.169.500.000,- ;-Tahun 2019 sebanyak 4.000 Unit dengan anggaran Rp. 70.000.000.000,- ;-Tahun 2020 sebanyak 3.999 Unit dengan anggaran Rp. 69.982.500.000,- ;-Tahun 2021 sebanyak 750 Unit dengan anggaran Rp. 15.000.000.000,- ; dan Tahun 2022 sebanyak 1.280 Unit dengan anggaran Rp.25.600.000.000,.
Terkait hal tersebut Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran ketika diwawancarai di Palangka Raya Selasa (3/12/2022) mengatakan bahwa upaya penyediaan rumah layak huni bagi warga tersebut adalah hal yang sangat penting, karena rumah layak huni merupakan cerminan dari kehidupan yang layak bagi warga.
“ Melalui sinergitas dengan pemerintah pusat, kita terus meningkatkan pemenuhan rumah layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang secara umum disebut bedah rumah, alhamdulilah sejak tahun 2017 hingga tahun ini, kita sudah meningkatkan rumah layak huni sebanyak 15.529 unit yang tersebar di 13 kabupaten dan satu kota”ungkapnya.

