PALANGKA RAYA-http://Inovasiborneo.co.id-Sekretaris Daerah (Sekda) Nuryakin membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengendalian Inflasi Kalimantan Tengah (Kalteng), bertempat di Aula Eka Hapakat, Kompleks Kantor Gubernur, Rabu sore (19/10/2022).
FGD Pengendalian Inflasi Kalteng ini juga dirangkai dengan pembahasan dalam rangka mempersiapkan kunjungan lapangan ke Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau. Dalam sambutannya,Sekda Nuryakin menyampaikan bahwa kunjungan lapangan tersebut rencananya akan dilakukan pada hari Jumat pekan ini.
Kegiatan FGD ini dihadiri oleh Koordinator Pembiayaan dan Analisis Moneter Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Ibu Tari Lestari beserta rombongan. Turut pula hadir pada acara diantaranya Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko dan Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng Magfur.
Ibu Tari Lestari menjelaskan bahwa, kini inflasi sedang menjadi isu yang sangat menjadi perhatian, tidak hanya di tingkat nasional, namun juga menjadi perhatian serius di tingkat global.
“Perlu perhatian dari kita semua, bagaimana untuk bisa mengendalikan inflasi di daerah karena sebetulnya inflasi nasional ini adalah agregasi dari inflasi yang ada di daerah, sehingga kita semua harus berkoordinasi di pusat baik juga dengan daerah supaya bisa terus bersama-sama mengendalikan inflasi”, imbuh Ibu Tari Lestari.
Sekda Nuryakin menuturkan bahwa dalam rangka mengatasi inflasi di Kalteng, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah melakukan berbagai upaya melalui serangkaian kegiatan pengendalian dalam kerangka 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi yang efektif.
“Upaya-upaya peningkatan sinergi pusat dan daerah melalui rapat koordinasi semacam ini juga merupakan salah satu ikhtiar kita untuk dapat mengendalikan inflasi melalui kanal komunikasi efektif dan penciptaan ekspektasi inflasi yang terkendali”, harap Sekda Nuryakin.
Kegiatan FGD Pengendalian Inflasi Kalteng dan kunjungan lapangan ke Food Estate ini dihadiri langsung oleh perangkat daerah terkait Pemerintah Provinsi Kalteng dan diikuti pula secara virtual oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat.(Red*)

