KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Sekda Kalteng Nuryakin Menyampaikan dalam waktu dekat,Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran akan meninjau langsung kegiatan Pasar Murah dan Pasar Penyeimbang di Kapuas, Pulang Pisau dan DAS Barito dalam waktu dekat.
“Kita harus aktifkan Satgas Pangan. Semua kegiatan ini harus dikoordinasikan ulang dengan Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar tidak ada masalah di kemudian hari,” imbuhnya.
Sekda berharap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pergerakan ekonomi bisa terus dimaksimalkan. “Kita perlu bikin Kerangka Acuan Kerja (KAK) nya biar kita tahu kegiatan ini tujuannya untuk apa,” jelasnya.

Peserta rapat
Sementara, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng Leonard S. Ampung saat diwawancarai Tim MMC menyatakan 30 persen dari Dana Alokasi Khusus (DAK) DR bisa digunakan untuk hal lain, salah satunya untuk penanganan inflasi. Namun demikian, penggunaan dana tersebut tidak berbenturan dengan peraturan yang berlaku.
“Pada saat inflasi ini kita juga menyiapkan opsi-opsi untuk didanai dari DAK DR ini. Kita akan lanjutkan di hari Senin nanti secara teknisnya berapa kebutuhan yang dibutuhkan untuk penanganan inflasi dari dana DAK DR itu,” ujarnya singkat.
Turut hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko dan Kepala Perangkat Daerah terkait.

