Pj.Sekda Nuryakin menghadiri kegiatan “FrayFromHome dari Kalteng untuk Indonesia

Pj. Sekda Kalteng Hadiri Kegiatan Pray From Home Secara Virtual

KALTENG –  IB– Pj. Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin menghadiri kegiatan “FrayFromHome dari Kalteng untuk Indonesia bersama seluruh umat beragama dan masyarakat Kalteng untuk memohon perkenan Tuhan Yang Maha Esa mengangkat wabah Covid-19 dalam kehidupan Bangsa Indonesia pada umumnya dan khususnya warga Kalteng. Kegiatan ini dihadiri secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (22/7/2021).

Acara ini digelar oleh pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalteng dalam rangka menindaklanjuti kegiatan “Fray From Home” Kementerian Agama RI pada hari Minggu, 11 Juli 2021.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalteng H. Noor Fahmi serta pihak terkait lainnya.
Baca Juga :https://inovasiborneo.co.id/2021/07/22/pwri-dan-hkt-bagikan-daging-qurban-ke-warga-yang-kurang-mampu/

Sekda saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menyampaikan saat ini semua masih terus berjuang agar dapat terbebas dari pandemi Covid-19. Semua golongan dan lapisan masyarakat merasakan dampak Covid-19 ini. Pandemi ini bukan hanya menimbulkan persoalan besar di bidang kesehatan saja, tetapi juga di berbagai sendi kehidupan masyarakat, mulai dari sektor sosial, ekonomi, pendidikan, hingga keagamaan.

“Berbagai upaya penanganan terus dilakukan Pemerintah, mulai dari peningkatan fasilitas kesehatan, pendistribusian masker, sosialisasi protokol kesehatan, penyiapan jaring pengaman sosial, penerapan PPKM, hingga vaksinasi” ucap Nuryakin.

“Namun, segala upaya pemerintah tersebut tidak akan bisa berhasil tanpa dukungan dan peran serta dari seluruh komponen masyarakat”, tambahnya.

Lebih lanjut H. Nuryakin menyampaikan, Pemerintah patut bersyukur, atas selarasnya pandangan organisasi-organisasi keagamaan yang ada mengenai pentingnya untuk menjaga kepatuhan umat dalam melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, khususnya dalam pelaksanaan berbagai ibadah dan kegiatan keagamaan.

“Untuk dapat melewati ujian berat akibat pandemi ini, kita semua harus bersatu, bergotong royong, dan bahu membahu untuk bersama-sama berikhtiar. Selain berbagai usaha ikhtiar lahiriah yang harus terus kita laksanakan, kita juga wajib untuk melakukan ikhtiar batiniah atau spiritual, dengan selalu memanjatkan doa, memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita diberikan kemudahan dalam menghadapi kondisi sulit ini, dan agar pandemi ini dapat segera kita atasi”, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *