Antrian BBM di SPBU Dekat Masjid Agung Puruk Cahu Berangsur Normal

PURUK CAHU,MKNews – Situasi antrian kendaraan bermotor dan mobil di SPBU Pertamina 64.739.01 yang berlokasi di kawasan Masjid Agung, Jalan Jenderal Sudirman, Puruk Cahu, kini mulai berangsur normal. Pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan solar ke SPBU tersebut maupun seluruh wilayah kota Puruk Cahu dipastikan berjalan lancar dan terjadual dari pusat penyaluran Pertamina.

Kondisi ini menjadi angin segar bagi masyarakat, mengingat beberapa hari terakhir sempat terjadi dugaan kelangkaan BBM di tingkat pengecer yang disertai lonjakan harga jual.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, lonjakan dan kelangkaan tersebut diduga kuat merupakan rekayasa segelintir oknum spekulan yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih.

Kini, harga eceran BBM di tingkat pedagang pengecer dalam kota mulai kembali turun mendekati harga wajar, yakni Pertalite di angka Rp16.000 per liter dan Pertamax seharga Rp18.000 per liter. 

Dari pantauan di lokasi, setiap hari masih terlihat kendaraan pelangsir sebagai penyuplai bagi pedagang eceran yang mengantre mengambil pasokan BBM di SPBU tersebut. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah menegaskan bahwa pasokan BBM ke seluruh SPBU di wilayah Puruk Cahu sejatinya selalu terjaga kelancarannya dan tidak pernah terputus.

“Pasokan BBM ke SPBU Puruk Cahu selama ini cukup lancar, tidak ada kendala berarti. Kami berharap situasi ini segera pulih sepenuhnya seperti sediakala,” ujar Dina, Senin (11/5/2026).

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar membeli BBM hanya untuk keperluan pribadi atau kebutuhan sehari-hari, bukan untuk ditimbun maupun dijual kembali demi keuntungan pribadi. Apabila ada yang menjadikan penjualan eceran sebagai alternatif usaha, Dina meminta agar harga yang ditetapkan tetap wajar dan tidak membebani masyarakat lain, terlebih lagi bagi warga yang enggan mengantre langsung di SPBU. 

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Bupati Heriyus dan Wakil Bupati Rahmanto telah menggelar rapat koordinasi bersama dinas dan instansi terkait.

Rapat tersebut dilakukan guna mencari solusi dan langkah tegas dalam mengatasi masalah lonjakan harga BBM yang sempat meresahkan masyarakat beberapa hari lalu, serta memastikan pasokan dan harga tetap stabil di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *