Coffe Morning Bahas Pengembangan Pertanian Makro Murung Raya, Wabup Rahmanto Muhidin Tekankan Infrastruktur dan Sinergi

Puruk Cahu,IBM – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus berupaya memaksimalkan potensi daerah melalui pengembangan sektor pertanian secara makro. Hal ini menjadi fokus utama dalam kegiatan “Kopi Pagi” yang digelar di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), RabuKegiatan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, ini mengangkat tema strategis mengenai pengembangan potensi pertanian skala luas yang didukung oleh pembenahan infrastruktur serta penguatan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintahan desa/kelurahan.

Dalam kesempatan itu, Wabup Rahmanto menegaskan bahwa Murung Raya memiliki lahan yang sangat luas dan subur, sehingga memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi lumbung pangan dan pusat komoditas unggulan. Namun, untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai serta koordinasi yang solid dari semua pihak.

“Murung Raya memiliki potensi lahan yang sangat besar. Kita harus mengelolanya secara makro agar menjadi sumber kesejahteraan. Kuncinya ada pada infrastruktur yang baik dan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah hingga ke tingkat desa.” Kata Rahmanto.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo. Turut hadir pula Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik), Sri Karyawati selaku leading sektor, serta Kepala Dinas PUPR, Paulus Karya Manginte.

“Pengembangan pertanian tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Sinergi antar OPD sangat dibutuhkan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, agar apa yang kita targetkan bisa terwujud dengan maksimal.” Kata Sekda Mura Sarwo.

Diskusi juga dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah, sejumlah pimpinan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), para Camat, Lurah, serta undangan lainnya. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama untuk membahas solusi konkret demi kemajuan pertanian di daerah.Pada kesempatan tersebut, dibahas secara mendalam mengenai pentingnya perbaikan jalan usaha tani, sistem irigasi, hingga akses transportasi guna memperlancar distribusi hasil panen.

Selain itu, strategi kolaborasi menjadi kunci, di mana OPD teknis harus bersinergi, sementara pemerintah desa dan kelurahan berperan aktif sebagai ujung tombak pelaksana di lapangan agar program tepat sasaran.Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan tercipta sinkronisasi program yang baik sehingga potensi pertanian makro di Murung Raya dapat benar-benar digarap secara optimal dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *