Marvel Butuh Bantuan, Pemerintah Kecamatan Maliku Ikut Berpartisipasi

https://www.inovasiborneo.com -Pulang Pisau- Sungguh menyedihkan kondisi marvel 12th. Sejak tahun 2018, marvel menderita penyakit tumor ganas pada bagian wajah nya.

Marvel merupakan anak dari Pasutri ( betung) dan Jumiati, warga desa Maliku Baru, kecamatan Maliku, kabupaten Pulang Pisau. Menurut Jumiati (Ibu kandung marvel), Selama ini pihaknya memang mendapatkan bantuan BPJS Kesehatan dari pemerintah. dengan BPJS itulah anaknya Marvel pernah dibawa berobat ke RSUD. dr. Doris Syilvanus (Palangkarya).

“ Akan tetapi,  karena penyakit Marvel ini Tumor Ganas, akhirnya Marvel dirujuk ke RSUD Ulin (Banjarmasin) untuk dilakukan pengobatan kemoterapi”, ujarnya,  Kamis (25/02/2021).

Pada tempat yang sama, ayah kandung Marvel yang akrabnya dipanggil Betung mengatakan, memang untuk kemoterapi dengan biaya ditanggung BPJS, namun karena dirinya dari keluarga tidak mampu yang kesehariannya bekerja sebagai buruh di perusahaan perkebunan Kelapa Sawit, sehingga untuk biaya transportasi dan bentuk lainnya untuk untuk bolak balik melakukan pengobatan kemoterapi dari Desa Kanamit ke RSUD Ulin (Banjarmasin) , dirinya merasa tidak mampu.

“ Memang sudah beberapa kali Marvel kami bawa ke RSUD Banjarmasin untuk pengobatan kemoterapi, namu hal itu terhenti karena kami tidak memiliki ongkos, sekali kemoterapi 4 sampai lima hari disana dan biaya untuk ongos sekitar 2 juta, itu sudah dengan ongkos makan kami”, ungkapnya.

Dikatakannya pula, saat ini pihaknya hanya dapat pasrah dan mengharap ada pihak yang peduli dengan kondisi kami saat ini hingga berkenan membantu, khususnya pihak pemerintah.

Pada tempat yang terpisah, Camat Maliku Teras saat dikonfirmasikan Via Whats App (WA) membenarkan bahwa Marvel merupakan warga desa Maliku Baru. sebelumnya katanya dari pihak pemerintah desa maupun pihak pemerintah kecamatan pernah ikut peduli ambil bagian memberikan bantuan.

“ Mungkin beberapa hari ini Penyakit Marvel kambuh lagi, insya allah kedepan kami dari pihak desa ataupun pihak kecamatan ikut serta berpartisipasi”, tutupnya. (Penulis Drt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *