PalangkaRaya IB-Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya menghadiri acara Penyerahan Surat Keputusan Hutan Sosial, Hutan Adat dan Tanah Obyek Reporma Agraria seluruh Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia (RI).
Acara penyerahan diikuti Wakil Gubernur Kalteng secara virtual melalui video conference dari Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (07/01/2021).
Surat Keputusan Hutan Sosial, Hutan Adat dan Tanah Obyek Reporma Agraria diserahkan secara simbolis oleh Presiden RI Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara, Jakarta. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dalam laporannya menyampaikan Surat Keputusan yang akan diserahkan oleh Presiden RI meliputi Hutan Sosial, Hutan Adat dan Tanah Obyek Reporma Agraria untuk retribusi tanah.
Untuk Provinsi Kalteng sendiri, Surat Keputusan Hutan Sosial, Hutan Adat dan Tanah Obyek Reporma Agraria yang diserahkan masing-masing Hutan Sosial 206.000 Hektar 18.290 KK, Hutan Adat 102 Hektar, retribusi tanah sebesar 12.700 Hektar 1.210 KK dan alokasi retribusi tanah sebesar 225.500 Hektar.
Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan sejak 5 Tahun terakhir Pemerintah memberikan perhatian yang khusus kepada yang namanya retribusi aset.
Penyerahan Surat Keputusan menjadi jawaban dari banyaknya terjadi sengketa Agraria yang ada, baik antar masyarakat dengan Perusahaan, baik masyarakat dengan Pemerintah.
Joko Widodo mengatakan Pemerintah akan terus mendorong retridisbusi aset, baik melalui kebijakan perhutanan sosial dan reporma agraria. Surat Keputusan yang diserahkan yakni 2.929 Surat Keputusan perhutanan sosial di seluruh Tanah Air, luasnya 3.442.000 Hektar untuk 651.000 KK.
Selain itu, diserahkan 35 Surat Keputusan Hutan Adat seluas 37.500 Hektar dan 58 Surat Keputusan Tanah Obyek Reporma Agraria seluas 72.000 Hektar di 17 Provinsi.
Presiden mengingatkan kepada penerima Surat Keputusan agar menggunakan lahan yang diberikan untuk kegiatan produktif.
“Tidak ditelantarkan, tapi terus dikembangkan, sehingga memiliki manfaat yang besar bagi ekonomi kita, bagi masyarat”, tutur Presiden.
Foto : MMCKalteng


