TPA DEPO 04 SAHATI EKS LAPANGAN SMP 3 SAMPIT MENGGANGGU AKTIVITAS BELAJAR-MENGAJAR

Sampit- IB-Siswa-siswi SMP Negeri 3 Sampit kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengeluhkan bau yang kurang enak saat belajar pada jam-jam tertentu,bersumber dari tempat pembuangan akhir(TPA)sampah depo 04 Sehati. Guru sekolah SMPN 3 Sampit, Imelda, menyampaikan “Tergantung arah anginnya kesini atau pas mereka beraktifitas jadi bau itu kadang-kadang menyengat tercium kesini tapi tidak setiap saat. Pihak sekolah membagikan masker kepada setiap siswa dari 4 ruang kelas yang dekat TPA” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Suparmadi, SE, MM saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/2) mengatakan

“Kami dari Dinas Pendidikan sangat mendukung sekali program pemerintah dalam penataan sampah di kota Sampit dari sampah yang berserakan sehingga dapat dikelola dan dapat bernilai ekonomis namun juga disisi lain berharap bahwa keberadaan Depo 04 eks lapangan SMPN -3 Sampit harus memperhatikan kondisi lingkungan disekitarnya karna di situ ada lingkungan pendidikan atau sekolah yang jaraknya kurang lebih 5 meter dari sekolah tersebut sehingga ada keluhan dari pihak sekolah bahwa ada bau sampah yang tidak enak dirasakan sampai dibagikan masker oleh pihak sekolah.

Kami berharap hal itu tidak berlarut-larut seperti itu agar dinas terkait untuk crosscheck untuk turun kelapangan secepatnya untuk melakukan pembenahan agar bau-bau yang tidak sedap dapat segera ditanggulangi” pintanya.

Suparmadi juga menambahkan “Kami harapkan dinas lingkungan hidup mungkin kedepannya tiap waktu untuk memantau terhadap proses pengelolaan sampah supaya tidak menimbulkan aroma yang kurang sedap” ujarnya. Dia mengharapkan proses belajar mengajar di SMPN 3 Sampit hendaknya tetap berjalan seperti biasa karena depo sampah masih dalam pengerjaan.[A R]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *