
PurukCahu-Inovasi Borneo – DPRD Kabupaten Murung Raya meminta agar pihak pemerintah daerah setempat untuk bisa memperkuat peran organisasi masyarakat (ormas) yang bergerak pada bidang keagamaan dalam menangkal masuknya paham radikalisme.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Murung Raya, Rahmanto Muhidin saat ditemui mengatakan untuk menangkal masuknya paham tersebut maka diminta kepada Pemerintah Murung Raya bersama pihak kementrian agama (Kemenag) untuk membuat program kerja.
“DPRD meminta untuk bisa membuat program dan kegiatan yang dapat memproteksi paham tersebut melalui peran Ormas, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah,” urai Rahmanto, Senin (18/11/2019).
Menurut Rahmanto, salah satu solusinya tidak lain harus memperbesar anggaran ketiga organisasi tersebut, sehingga dapat membantu pemerintah daerah memproteksi atau menangkal masuknya berbagai paham radikal.
Terkait dengan munculnya paham radikal, Rahmanto menyampaikan salah satu penyebabnya karena seseorang tidak mampu menyesuaikan diri dengan realitas sekarang.
“Sehingga orang tersebut menjadi pribadi yang intoleran, semua orang dianggap salah dan sesat di luar dia,” tutup Rahmanto. (ap).

