Palangkaraya http://inovasiborneo.co.id-Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan, kegiatan MTQ VII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2024 ini diikuti oleh 89 kafilah, 35 Provinsi dan 54 Kementerian/Lembaga.
MTQ KORPRI ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah penting bagi para Aparatur Negara untuk terus memperkuat semangat persatuan, baik ukhuwah islamiyah maupun ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa setanah air), dan menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.“Untuk itu, kegiatan MTQ KORPRI ini juga menjadi momentum bagus untuk kami memperkenalkan lebih luas kekayaan potensi pariwisata, seni budaya, kuliner, dan kerajinan khas Kalimantan Tengah, serta menggerakkan roda perekonomian daerah dan UMKM,” imbuhnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Prov Kalteng Ivo Sugianto Sabran, Pj Bupati/Wali Kota se-Kalteng, unsur Forkopimda, Plt Sekretaris Daerah M Katma F Dirun, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Prov Kalteng, Tokoh Agama, serta Kafilah Kementerian/Lembaga dan Provinsi
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat memberikan kata Sambutan dalam acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) VII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2024, di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Senin (4/11/2024)
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, serta bisa membentuk ASN yang Unggul, Cerdas dan Berakhlakul Karimah, sebagai ujung tombak meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik,” tambahnya.

Kafilah MTQ VII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2024
“Ini adalah rekor terbesar sejak tahun 2012, karena tahun ini ada 1700 Official dan peserta yang terdaftar resmi,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan MTQ VII KORPRI Tingkat Nasional ini dijadikan sebagai sarana agar ASN bekerja secara benar dengan menerapkan nilai-nilai Qur`ani dalam kehidupan birokrasi.
“Kita juga ingin meninggalkan jejak kebaikan, sehingga terus melakukan syiar dan dakwah, mulai dari kehidupan keluarga, birokrasi dan masyarakat,” tukasnya.

