Kepala BKKBN:70 Persen Masalah Stunting disebabkan Faktor Sensitif

Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng Dr Dadi Ahmad Roswandi SSi MSi mengatakan, berdasarkan penelitian ditemukan bahwa 70 persen masalah stunting disebabkan faktor sensitif, seperti kesehatan lingkungan, kelayakan jamban, akses air bersih, dan lainnya, yang mana tugas-tugas untuk menyediakan akses tersebut menjadi tanggung jawab banyak instansi.

“70 persen stunting itu disebabkan karena faktor sensitif, seperti kesehatan lingkungan, sanitasi, jamban, dan lain-lain. Perlu melibatkan beberapa instansi terkait untuk menyelesaikan masalah ini, seperti Disperkim, PUPR, dan instansi lainnya,” ucap Dadi kepada wartawan, Kamis (8/12/2022).

Dijelaskannya, posisi BKKBN dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) adalah mengurusi kesekretariatan. “Artinya kami bersama-sama dengan Pak Sekda selaku ketua TPPS bersama semua perangkat daerah untuk berkolaborasi dalam aksi. Karena percepatan penurunan stunting menjadi tugas bersama, baik masyarakat, pemerintah, media, dan pihak-pihak lainnya, mengingat masalah ini multidimensi,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *