Tingkat Sektor Pangan diKalteng Dinas Ketahanan Pangan Adakan MoU

KALTENG –http://Inovasiborneo.co.id-Dinas Ketahan Pangan Provinsi Kalteng adakan MOU dengan Dinas Ketahan Pangan Jatim kerjasama ini untuk meningkatkan sektor Ketahaan Pangan karena Kalimantan Tengah nanti akan jadi daerah lumbung pangan.

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyebut, Provinsi Jawa Timur adalah pusat industri yang bisa dijadikan  partner dalam mengembangkan UMKM yang ada di Kalteng. “Kalimantan Tengah nanti akan jadi daerah lumbung pangan, sehingga ke depan kita bisa kerja sama dengan Jawa Timur untuk membangun industri di sektor pangan,” ungkapnya.

melakukan MoU dengan 11 OPD, 10 BUMD dan 4 asosiasi dari kedua provinsi yang diikuti 200 peserta terdiri dari 51 pelaku usaha dari Jatim dan 100 dari Kalteng. OPD yang melakukan MoU antara lain Dinas Perdagangan dan Perindustrian antara kedua provinsi, Dislutkan, Disbun, TPHP, Pemdes, PTSP, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kehutanan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas Ketahanan Pangan. Badan usaha yang melakukan MoU antara lain PT Batuah Raja Berkah, PT Jamkrida dan Banama Tingang dan lainnya

“Momentum pemulihan ekonomi Kalimantan Tengah terus berlanjut, dimana kinerja sektor-sektor utama penopang ekonomi tetap tumbuh tinggi. Pada Triwulan I,II dan III Tahun 2022 Provinsi Kalimantan Tengah merupakan provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi se-regional Kalimantan,” kata Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H.Edy Pratowo dalam sambutannya dalam acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Rabu (14/12/2022).

“Momentum pemulihan ekonomi Kalimantan Tengah terus berlanjut, dimana kinerja sektor-sektor utama penopang ekonomi tetap tumbuh tinggi. Pada Triwulan I,II dan III Tahun 2022 Provinsi Kalimantan Tengah merupakan provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi se-regional Kalimantan,” kata Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H.Edy Pratowo dalam sambutannya dalam acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Rabu (14/12/2022).

Wagub mengungkapkan pihaknya menyadari bahwa sebagian besar produk/ barang yang ada di Kalimantan Tengah didukung dan dipasok dari luar daerah Kalimantan Tengah khususnya dari pulau Jawa. “Terkadang pelaku usaha mengalami kesulitan dalam mencari bahan baku maupun dalam pemasaran, dan melalui Kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang seperti ini diharapkan dapat membuka pangsa pasar bagi pelaku usaha khususnya antar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *