KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Program ketahanan pangan sedang digencarkan di Provinsi Kalteng (Kalteng), terutama dalam bidang pertanian dan perkebunan. Hal ini bertujuan untuk kemandirian daerah dalam mengelola lahan yang ada, sehingga tidak lagi bergantung kepada provinsi lain.

Gubernur Provinsi Kalteng H Sugianto Sabran menyampaikan, bahwa dirinya miris dan prihatin melihat kondisi yang ada contohnya tanaman cabai, sayur-sayuran dan lainnya yang masih bergantung terhadap provinsi lain.
Untuk itu, ia meminta kepada pemangku agama agar dapat membantu menjalankan program ketahanan pangan Provinsi Kalteng. ”Pada saat perayaan Natal ini hadir pula pendeta dan postor, jadi saya mengajak semuanya untuk menggunakan lahan baik itu di lingkungan gereja maupun lahan yang ada, untuk membantu ketahanan pangan.
Pemerintah Provinsi siap membantu untuk persediaan bibit dan lainnya, sehingga ketahanan pangan kedepannya tidak lagi bergantung terhadap provinsi lain,” ujar Gubernur saat menghadiri Perayaan Natal Pemerintah Provinsi Kalteng Tahun 2022, di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (3/12/2022).
Lebih lanjut, ia menambahkan pada bulan Desember ini bagi umat Kristiani maupun Katholik perayaan Natal diharapkan membawa kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh umat.
”Harapan saya Kalteng makin Berkah, senantiasa membawa damai serta mampu membangun semangat kebersamaan dan toleransi, dan saya ingatkan bahwa masa kepemimpinan kami berdua pak Edy akan berakhir pada bulan November 2024, di masa kepimpinan kami yang sedang berjalan tidak akan membedakan agama, ras dan sebagainya semua sama rata.
Bapak ibu tidak perlu ragu, sekarang kami sedang memprogramkan ketahanan pangan, sehingga kedepannya Kalteng bisa memproduksi ketahanan pangan sendiri dan mandiri,” imbuhnya.

