Kalteng-http://inovasiborneo.co.id-Gubernur Sugianto Sabran menegaskan bahwa dalam RPJMD 2021-2026 Pemprov. Kalteng berkomitmen melalui regulasi, anggaran dan program/kegiatan yang fokus untuk mewujudkan ikan sebagai bagian dari ketahanan pangan dan menurunkan prevalensi stunting di Kalteng,” ujar Darliansjah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Prov.Kalteng Darliansjah hadir sebagai narasumber Program Bincang Bahari yang dilaksanakan di Ruang Media Center Gedung Mina Bahari IV Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) dan disiarkan secara virtual melalui zoom meeting dan youtube.
Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Senin (14/11/2022).
Program ini merupakan rangkaian Road to Harkannas Ke-9 Tahun 2022 dengan mengangkat tema “Menjadikan Ikan Sebagai Solusi Ketahanan Pangan”. Bertindak sebagai moderator, Koordinator Kelompok Humas Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri (BHKLN) KKP RI Didik Agus Suwarsono.
Hadir narasumber lainnya yaitu Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP Erwin Dwiyana, Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Pusat Djoko Maryono, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong Zulfinasran.
Pada kesempatan ini Darliansjah menyampaikan bahwa ikan dapat dijadikan sumber protein utama bagi pemenuhan gizi masyarakat yang merupakan bagian dari ketahanan pangan yang dapat dipenuhi melalui beberapa strategi peningkatan produksi melalui pembangunan sentra budidaya, sentra pengolahan ikan dan sentra perikanan tangkap antara lain Pembangunan kawasan Shrimp Estate, penguatan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Penumbuhan Lewu Budidaya, Penumbuhan Lewu Nelayan Berkah dan Sentra Pengolahan Hasil Perikanan.

Kepala Dislutkan Prov. Kalteng Darliansjah saat menjadi Narasumber Program Bincang Bahari
Adanya Regulasi Daerah dalam melaksanakan strategi tersebut secara masif melalui sosialisasi tentang kesehatan keluarga melalui gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) kearifan lokal, edukasi tentang pentingnya protein Ikan bagi tubuh dan intervensi pemerintah dan pihak terkait dalam mengatasi prevalensi stunting.
“Saya berharap dukungan dari semua pihak baik pusat, daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat menjadikan Kalimantan Tengah sebagai Lumbung Ketahanan Pangan dengan menyediakan ikan yang aman dan menyehatkan serta menjadi lumbung pangan padi melalui Food Estate,” pungkasnya.
Turut Hadir wartawan dari mesia cetak dan elektronik antara lain Investor Daily, Tribunnews, Media Indonesia, Koran Jawa Pos, Genpi, Kompas, Antara, Berita Satu, Kontan, Gatra, Tempo, Katadata, Jawa Pos TV, Seatoday, Antara TV, Metro TV dan TVRI

