Ketua DPRD Rumiadi Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran Hutan

PURUK CAHU,IBM – Kondisi kabut asap yang terlihat di wilayah Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, sejauh ini dinilai tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Murung Raya, H. Rumiadi, SE.,SH.,MH.Rumiadi menjelaskan, secara geografis wilayah Murung Raya memiliki karakteristik lahan yang berbeda dengan daerah yang didominasi lahan gambut. Sebagian besar wilayah Murung Raya merupakan kawasan dengan kontur perbukitan dan pegunungan serta tanah keras.

“Secara geografis, Murung Raya bukan merupakan wilayah yang didominasi lahan gambut. Jika terjadi kebakaran di hutan, umumnya api berada di permukaan dan tidak menjalar jauh di bawah tanah seperti yang sering terjadi di lahan gambut,” jelas Rumiadi. Jum’at, (21/08/2026).

Menurutnya, apabila masyarakat melihat adanya kabut asap tipis di sekitar Puruk Cahu, kondisi tersebut belum tentu berasal dari kebakaran hutan di wilayah Murung Raya. Kabut asap tipis juga dapat merupakan asap kiriman dari wilayah lain yang terbawa angin.

Meski begitu, Rumiadi mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh potensi kebakaran hutan dan lahan. Ia meminta warga tetap menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas yang menggunakan api di sekitar kawasan hutan.

“Kalau membakar sampah, harus benar-benar tertutup. Jangan sampai api berada di dekat hutan atau kawasan yang banyak terdapat semak dan bahan mudah terbakar, karena bisa saja api menjalar dan sulit dikendalikan,” tegasnya.

Selain mengantisipasi potensi kebakaran, Rumiadi juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan apabila kondisi udara mulai dipengaruhi kabut asap. Warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker untuk mengurangi risiko pernapasan debu maupun partikel asap.

“Kita tetap mengimbau masyarakat, jika keluar rumah sebaiknya menggunakan masker, terutama ketika kondisi udara kurang baik. Yang paling penting adalah tetap waspada dan bersama-sama menjaga lingkungan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *