
Gubernur Agustiar Sabran bersama Ketua TP-PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat hadiri Ramah Tamah dalam rangka Hari Jadi ke-68 Kabupaten Barito Selatan
–
Buntok –http://Inovasiborneo.co.id– Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Barito Selatan memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, serta kekurangan air bersih.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Agustiar Sabran saat menghadiri Ramah Tamah dalam rangka Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan di Kantor Bupati Barito Selatan, Senin (21/9/2026).
“Kalimantan Tengah adalah Huma Betang, rumah tempat kita hidup dan tumbuh bersama. Oleh karena itu, saat ini Kalteng membutuhkan kepedulian dan dukungan kita semua agar terbebas dari karhutla dan kabut asap serta menangani kekurangan air bersih,” ujar Agustiar.
Ia menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi permasalahan tersebut. Peran masyarakat diperlukan untuk menjaga lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.
“Kita bisa karena bersama, kita mampu jika bersatu,” tegasnya.
Agustiar menyampaikan, Kalimantan Tengah saat ini berada dalam status tanggap darurat karhutla. Memasuki puncak musim kemarau pada bulan September, kejadian karhutla meningkat dan dalam beberapa minggu terakhir telah menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mengambil langkah-langkah pencegahan guna mengurangi risiko karhutla serta dampaknya terhadap masyarakat.
Selain persoalan lingkungan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran secara disiplin dan inovatif. Efisiensi menurutnya perlu diarahkan pada program-program yang benar-benar dibutuhkan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

