HUT ke 53 KORPRI Pemprov Kalteng Adakan Apel dan Berikan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya ASN

Palangka Raya –http://inovasiborneo.co.id Plh Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik (Pemkumpol) Akhmad Husain mewakili Gubernur Kalteng pimpin Upacara Peringatan HUT ke 53 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya ASN dilingkup Pemprov Kalteng Tahun 2024.

Upacara berlangsung di Aula Jayang Tingang (AJT) Kantor Gubernur Kalteng dan diikuti secara virtual oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Lingkup Pemprov Kalteng, Jumat (29/11/2024).

Plh Sahli Gubernur Pemkumpol Akhmad Husain saat membacakan Perayaan tertulis Gubernur Kalteng menyampaikan peringatan HUT ke-53 KORPRI yang mengusung tema “KORPRI untuk Indonesia”, menjadi pengingat bahwa keberdaan sebagai abdi Negara tidak hanya tentang bekerja, tetapi juga tentang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan Negara. Sebagai anggota KORPRI harus mempunyai tanggung jawab untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam peyanan publik.

“Diusia ke 53 Tahun ini, KORPRI telah menjadi wadah yang kuat dan terus bersinergi demi pembangunan Nasional. ASN harus menjadi prajurit kebhinekaan dengan mengedepankan nillai-nilai nasionalisme dan profesionalisme dalam tugas maupun tanggung jawab yang diberikan”, tutur Akhmad Husain.

Plh Sahli Gubernur Akhmad Husain Pimpin Upacara Peringatan HUT ke 53 KORPRI dilingkup Pemprov Kalteng Tahun 2024

Plh Sahli Gubernur Pemkumpol Akhmad Husain saat menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

Pada kesempatan tersebut, Akhmad Husain mengajak seluruh ASN menjadikan hal ini sebagai kekuatan dalam menghadapi persoalan kolektif bangsa ini sehingga KORPRI semakin tangguh dan Indonesia semakin tumbuh.

Akhmad Husain mengatakan bahwa kegiatan hari ini dirangkai pula dengan Penganugrahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.

“Penganugerahan Satyalancana Karya Satya ini jangan dianggap sebagai kegiatan seremonial belaka. Sebaliknya acara ini hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan pengabdian dan prestasi kerja Saudara kepada Bangsa dan Negara terkhusus bagi Kalimantan Tengah”, ucapnya.

Ia berharap agar tanda kehormatan ini dijaga dan dijaga dengan sebaik-baiknya, serta digunakan sebagaimana mestinya, agar kedepannya melalui momentum ini Saudara-saudara dapat menambah kapasitas dan kapabilitas dalam menjalankan tugas melayani masyarakat secara profesional, jujur, adil dan merata serta menjadi teladan bagi PNS lainnya.

“Hal ini penting saya ingatkan karena, jangan sampai ada anggapan bahwa tanda kehormatan ini hanya dipakai saat penganugerahan saja, akan tetapi sesungguhnya penghargaan ini mengandung makna kebanggaan, sekaligus terkandung kewajiban untuk menjaga dan mempertahankannya yang diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari”, menyimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *