KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mendukung percepatan pelaksanaan APBN 2023 untuk mempercepat pemulihan ekonomi setelah adanya penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD).

“Hal ini dilakukan sekaligus sebagai stimulus perekonomian di daerah, terlebih untuk penanganan inflasi dan peningkatan pelayanan publik, tentunya dengan tetap menjaga akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang baik,” kata Sugianto di Palangka Raya, Sabtu.
Kalimantan Tengah dalam APBN 2023 memperoleh alokasi dana yang dikelola DIPA Kantor Pusat (KP) dan DIPA Kantor Daerah (KD) sebesar Rp6,16 triliun, terdiri dari DIPA Kantor Pusat sebesar Rp1,62 triliun dan DIPA Kantor Daerah sebesar Rp4,53 triliun.
Total anggaran yang dikelola pemerintah provinsi dan kabupaten/kota melalui DIPA Dekonsentrasi (DK) dan Tugas Pembantuan sebesar Rp229 miliar, terdiri dari DIPA Dekonsentrasi (DK) sebesar Rp40,05 miliar, serta DIPA Tugas Pembantuan (TP) provinsi/kabupaten/kota sebesar Rp189,92 miliar.
Sedangkan, total Alokasi Dana TKD 2023 di provinsi termasuk kabupaten/kota, berjumlah sebesar Rp20,69 triliun, terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Khusus (DAK) NonFisik, Dana Insentif Fiskal, Dana Bagi Hasil (DBH), Hibah Daerah, serta Dana Desa.
Dalam kesempatan ini, Gubernur menambahkan hingga triwulan III 2022, ekonomi Kalteng secara kumulatif tumbuh sebesar 7,13 persen dan menjadi yang tertinggi di Pulau Kalimantan, sedangkan secara tahunan tumbuh sebesar 6,74 persen

