Pantau Keadaan Masyarakat Gubernur Kalteng Beserta Rombongan Blusukan ke Pasar dan Dapur Umum di Sukamara

Sukamara –http://inovasiborneo.co.id– Berdasarkan data Satgas penanganan banjir darurat Prov Kalteng periode Oktober 2022, tercatat 4.055 KK, 15.040 jiwa tersebar di lima kecamatan dan 32 desa/kelurahan Kabupaten Sukamara yang terdampak banjir. Dilaporkan, 255 KK, 819 jiwa yang mengungsi akibat tinggi air 50-60 cm.

Peduli terhadap keadaan masyarakatnya Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran meninjau secara langsung Posko Terpadu Penanganan Banjir di Kobar dan Sukamara.

Usai melakakuan Pembagian Sembako serta mencek posko pengungsian dan dapur umum dan menyisir beberapa kecamatan di Kabupaten Kobar Bersama rombongan Gubernur meneruskan Menuju Kabupaten Sukamara,Sabtu (29/10/2022). 

Gubernur bersama rombongan melakukan peninjauan posko diKelurahan Padang, Kabupaten Sukamara,

Usai melakukan pengecekan di Posko Terpadu Penanganan Banjir, Gubernur Kalteng beserta rombongan blusukan ke pasar dan dapur umum yang berlokasi tidak jauh dari posko setempat.

Ratusan Pengungsi di Kelurahan Padang Sukamara Sambut Antusias Kunjungan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran meninjau langsung dapur umum

Saat blusukan ke pasar, Gubernur disambut antusias oleh ratusan pengungsi. Kehadiran Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini bersama rombongan menumbuhkan semangat dan energi warga dalam menghalau cobaan bencana banjir yang terjadi.

Gubernur menghampiri satu per satu para pedagang. Terlihat Gubernur membeli bahan pokok di pasar untuk memenuhi kebutuhan dapur umum korban banjir di Kabupaten Sukamara. Ia juga memberikan bantuan tunai dari dana pribadi untuk diberikan kepada para pedagang.

“Tidak ada cobaan yang tidak mampu kita lewati, kuncinya adalah semangat gotong royong atau kebersamaan, Pemerintah adalah pelayan bagi masyarakat, untuk itu kami datang untuk melihat langsung kondisi warga yang terdampak. Jangan berkecil hati Pemerintah provinsi dan Pemerintah kabupaten wajib menjamin kebutuhan warga yang terdampak, hingga pasca banjir atau pemulihan nanti,” ucap Sugianto Sabran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *