Dina Maulidah Harapkan Hasil Rakerda TP-PKK Harus Lebih Berdampak Nyata Bagi Warga Mura

Puruk Cahu,MKNews – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Dina Maulida mengungkapkan keinginan kuatnya agar seluruh hasil pembahasan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dapat memberikan manfaat nyata dan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah tersebut.Pernyataan ini disampaikan Dina saat membacakan laporan panitia dalam acara penutupan Rakerda TP-PKK Kabupaten Murung Raya yang digelar di Gedung Pertemuan Umum Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, pada Senin (11/5/2026).

“Saya sangat berharap, apa yang dihasilkan dari pertemuan ini bisa menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman, menyebarkan edukasi, serta menambah wawasan dan pengalaman bagi setiap kader PKK. Hal ini berlaku untuk semua tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan, kelurahan, hingga desa,” ujar Dina.

Lebih lanjut ia menegaskan, segala hal yang didapatkan dari rapat kerja ini harus bisa diterapkan dan dilaksanakan di setiap jenjang organisasi. Tujuannya tak lain agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh seluruh warga yang ada di wilayah Murung Raya.Tak hanya itu, Dina juga meminta dukungan penuh dari berbagai pihak terkait, mulai dari camat, kepala desa, hingga seluruh pemangku kepentingan, agar berbagai program yang disusun TP-PKK dapat berjalan lancar di lapangan.

Menurutnya, kerja sama yang erat dan sinergi antar berbagai sektor merupakan kunci utama supaya program pemberdayaan keluarga bisa berjalan dengan maksimal dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.Ia juga menilai, keberadaan TP-PKK memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung tugas pemerintah daerah. Organisasi ini berperan besar dalam upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga, meningkatkan taraf pendidikan, menjaga kesehatan masyarakat, hingga mendorong pemberdayaan ekonomi di tingkat rumah tangga.

Oleh sebab itu, Dina berharap kegiatan Rakerda ini tidak sekadar menjadi acara seremonial yang berlalu begitu saja. Sebaliknya, hasilnya harus melahirkan rencana kerja yang konkret dan mampu menjawab berbagai kebutuhan serta tantangan yang dihadapi masyarakat di tingkat paling bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *