1.400 Vaksin Covid-19 Siap di Vaksinasi kepada Pejabat Pelayanan Publik

https://www.inovasiborneo.com -Pulang Pisau- Kabupaten Pulang Pisau belum lama ini telah menerima sebanyak 1.400 vaksin Covid-19 tahap II yang akan diberikan kepada pejabat pelayanan publik di wilayah Pulang Pisau.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, dr Muliyanto Budiharjo mengungkapkan, sasaran vaksinasi Covid-19 pelayan publik di kabupaten Pulang Pisau yang terdata sebanyak 9485 orang. Namun karena vaksin Covid-19 yang diterima cuma 1400 vaksin, Untuk itu pihaknya akan melakukan penyisiran terlebih dahulu mana yang masuk prioritas untuk divaksin.

“ Vaksinasi akan dilakukan pada hari rabu ini (10/03/2021), Besok (Selasa, 09/03/2021) kami melakukan persiapan,” Ungkap dr. Muliyanto Budihardjo yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau. Senin (08/03/2021).

Dia menegaskan pula, pihaknya tidak ingin starting terburu – buru jikalau nantinya hasilnya tidak maksimal atau kacau. Untuk itulah pihaknya hari ini mengumpulkan seluruh kepala Puskesmas di kabupaten Pulang Pisau tanpa boleh diwakilkan.

“ Saya mengumpulkan seluruh kepala puskesmas untuk melakukan koordinasi dan menyamakan persepsi bagaimana teknisnya. Karena sasaran vaksin ini sangat banyak, sedangkan suplai masih terbatas”, ujarnya.

Meski suplai vaksin masih terbatas, orang yang dikenal ramah dalam pelayanan pulblik ini meyakinkan bahwa pada akhirnya nanti akan divaksin untuk keseluruhan atas data yang sudah masuk sesuai keinginan bersama. semua.

Lanjutnya menyampaikan, jikalau sebelumnya, satu file satu, Namun sekarang satu file 10. Untuk itu manajemen dimintanya harus rapi, karena vaksin ini langka dan mahal.

dr Muliyanto Budihardjo mengaku juga, vaksinasi untuk wartawan sudah siap dilakukan. Adapun Jadwal untuk wartawan diatur dalam minggu – minggu ini.

“ Nanti kita kumpulkan di RSUD Pulang Pisau, dari data yang disampaikan oleh Dinas Kominfo Statistik dan Persandian kabupaten Pulang Pisau atas data yang masuk sebanyak 16 wartawan yang terdaftar untuk divaksin, Namun jika ada yang menambah, bisa dilakukan secara manual”, tandasnya. (Penulis Drt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *