SEKDA HADIRI PENGUKUHAN PENGURUS BKMT KALTENG 2020-2025

PALANGKA RAYA – IB- Sekretaris Daerah (Sekda) Fahrizal Fitri, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran menghadiri Pengukuhan Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kalteng Periode 2020-2025, bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Jumat (11/9/2020).

Pengukuhan Pengurus BMKT tingkat provinsi ini diikuti secara virtual oleh pengurus di tingkat kabupaten se-Kalteng.

Pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Umum BKMT Pusat Nomor 001/SK/PP.BKMT/I/2020 oleh Sekretaris Umum BKMT Pusat Andalusia Syarief secara virtual. Sedangkan pengukuhan dilakukan Ketua Umum BKMT Pusat Syifa Fauzia.

Jabatan Ketua BKMT Kalteng kembali dijabat Ubudiyah Husein Ali. Sedangkan Sekretaris dan Bendahara masing-masing dijabat Nurul Komariah dan Nurhayati.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Fahrizal Fitri, Gubernur Sugianto Sabran berharap kader-kader BKMT dapat menggugah dan memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam proses pembangunan dan juga dalam proses politik, sehingga dapat memberikan kemajuan.

“Terutama di wilayah Kalimantan Tengah, BMKT (diharapkan) dapat menjadi pembawa pesan perdamaian, persatuan, serta misi rahmatan lil alamiin, sehingga terwujud masyarakat Kalimantan Tengah yang harmonis, rukun, dan kekeluargaan,” imbuh Gubernur.

Dalam bidang ekonomi, BMKT melalui pembinaan dan pemberdayaan majelis taklim diharapkan dapat meningkatkan perannya di masyarakat, sehingga kelompok-kelompok majelis taklim mampu berdaya dan meningkatkan kesejahteraan kehidupannya. “Pemberdayaan anggota majelis taklim pada aktivitas perekonomian akan mampu meningkatkan kemampuan dan tingkay ekonomi masyarakat,” jelas Gubernur Sugianto Sabran.

“BMKT diharapkan menjadi mitra pemerintah membangun sinergi dalam pembangunan mental spiritual, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah,” lanjut Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Sekda Fahrizal Fitri.

Sementara itu, Ketua Umum BKMT Pusat Syifa Fauzia berharap Pengurus BKMT Kalteng yang baru saja dikukuhkan dapat melaksanakan program-programnya dengan baik dan lancar. “Di era Covid-19 ini, kita tetap optimis, tetap semangat menjalankan aturan pemerintah. Dan sebagai organisasi, mencari apa yang bisa kita bantu, jalan keluar atau paling tidak meringankan di era Covid-19 ini,” tuturnya.

Syifa juga berharap, BKMT di usia yang hampir 40 tahun pada 1 Januari 2021 mendatang tetap dapat menjalankan program-program di lebih dari 400 kabupaten/kota dengan keikhlasan, dedikasi, dan loyalitas pengurus-pengurusnya.

Ketua BKMT Kalteng Ubudiyah Husein Ali melaporkan, BKMT Kalteng sudah melaksanakan sosialisasi Covid-19 di 13 kabupaten dan 1 kota setelah menerima hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng pada Agustus lalu.

Ubudiyah berharap Pemprov Kalteng dapat membantu BKMT dalam rangka pembinaan da’i-da’i yang dapat melakukan syiar di Bumi Tambun Bungai.

Di Kalteng saat ini, terdapat 995 majelis taklim di bawah BKMT dengan sekitar 60.569 orang anggota.

Seusai acara pengukuhan, Sekda Kalteng menyampaikan kepada awak media bahwa Pemprov Kalteng mendukung pelaksanaan program-program BKMT yang diharapkan mampu menghimpun anggota lebih banyak serta menciptakan kader dan generasi yang lebih cemerlang.

“Harapan ke depan BKMT lebih berkiprah dengan 60 ribuan anggotanya. Masih banyak potensi di Kalimantan Tengah yang belum dikembangkan oleh BKMT,” jelas Sekda.

“Kita mendorong seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi keagamaan untuk mengembangkan prestasinya dan meningkatkan keimanan aggota-anggotanya,” pungkas Sekda Fahrizal Fitri.

Hadir pula dalam acara hari ini, antara lain ketua atau yang mewakili dari Kanwil Kemenag Provinsi Kalteng, MUI Provinsi dan Kota, DMI Kalteng, BKOW, Dharma Wanita, TP PKK, IPEMI, IPHI, Kelompok Pengajian Al Hidayah, Muslimat NU, Aisyiyah, serta pengurus dari BKMT Provinsi dan Kota.(red*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *