https://www.inovasiborneo.co.id -Palangka Raya- Gubernur Kalimntan Tengah H Sugianto Sabran dan Rombongan berkunjung ke Desa Gadabung Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (12/09/2020).

Kedatangan rombongan Gubernur dalam rangka kunjungan kerja mempersiapkan Kunjungan Presiden Republik Indonesia (RI) bulan ini dan diawali kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) RI hari ini serta dalam rangka dan, acara Syukuran dan Panen Raya Padi.
Kedatangan Rombongan Guberur disambut Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo dan Wakilnya yangmana turut serta mendampingi Gubernur Kalteng dari FKPD dan OPD Provinsi Kalteng sedangkan turut serta mendampingi Bupati Pulang Pisau dari Forkopimda Pulang Pisau.
Dalam sabutannya, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan, kunjungan kerjanya yaitu untuk mempersiapkan kunjungan kerja presiden RI di bulan september ini, hari ini diawali dengan kunjungan mentan RI.
Program food estate ini khusunya di Pulang Pisau katanya, merupakan salah satu pertemuan perekonomian kalteng, jadi pihaknya dari pemerintah provinsi harus dukung terutama secara infrastruktur.
“Pada tahun 2021 akan terbuka untuk Pulang Pisau, yangmana kami akan bantu pembangunan jalannya, hal ini memang sempat tertunda oleh dananya digunakan untuk penanganan covid-19 di kalteng”, ucapnya.
Gubernur sampaikan pula, Para petani dia anggap mulia karena dengan hasil pertanian merekalah mampu memberi kecukupan bahan pangan khususnya di kalteng. disamping itu, dia juga ingin muda mudi jangan malu untuk bertani, karena menurutnya banyak orang kaya jadi petani.
“Saya juga membawa perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Hahasiswa (Hima) se-kalteng, supaya mereka mengenal apa saja diantara hasil yang dikerjakan saya dan wakil selama 5 tahun berjalan ini, dan ini saya tunjukan supaya mereka semangat, kedepan pemuda pemudi kita ini mau bertani”, tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, dalam sambutannya, Bupati Pulang Pisau menyampaikan, masyarakat di desa Gadabung dalam setahun dua Kali memanfaatkan lahan pertaniannya dengan penghasilan padinya, rata – rata diatas 5 ton per Hektare.
“Semoga program food estate yang di gagas gubernur yang telah disetujui pemerintah pusat melalui Presiden Ri sehingga memberikan semangat dan motivasi yang tinggi bagi masyarakat kabupaten pulang pisau, khusunya warga desa gadabung, Desa Belanti Siam dan umunya masyarakat kalteng sehingga program ini bisa diwujudkan dengan baik”, ujarnya.
Terkait dengan program food estate disampaikan bupati pula, nantinya pulang pisau akan menerima bantuan Sebanyak kurang lebih 200 unit alat mesin pertanian seperti John Deere (Jhonder),
hentraktor, Traktor dan Combine.
Sebelumnya katanya, lahan pertanian di desa Gadabung sangat dominan untuk tanaman padi, namun seiring dengan perjalannya waktu, para petaninya begitu giat dan tetap bersemangat bergerak dibidang pertanian khususnya menanam padi ini, sehingga dengan adanya progran food estate ini menjadikan petaninya semakin bersemangat.
Masyarakat disini juga kata Bupati ingin padinya bermerk desa setempat, alasan mereka karena pada awalnya hasil padi di sini dibeli oleh sebagian besar para pedagang dari kalimantan selatan (Kalsel) sehingga berasnya yang sudah dalam kemasan dengan merk “Karang Intan Martaputara” bukan Merek desa setempat. (Drt)