PALANGKA RAYA IB-Gubernur Sugianto Sabran, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah (Gugus Tugas COVID-19 Kalteng) terus gencar melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai informasi pencegahan COVID-19 (Virus Corona) langsung kepada masyarakat, sebagai upaya untuk mengurangi resiko penyebaran COVID-19.

Seperti Hari, Rabu (06 Mei 2020), Tim Gugus Tugas COVID-19 Kalteng melalui sejumlah Perangkat Daerah terkait kembali lagi melakukan kegiatan Siaran Keliling (Sarling) dalam rangka Sosialisasi dan Edukasi mengenai COVID-19 serta pembagian 10 ribu masker langsung kepada masyarakat.
Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah yang ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan Sarling tersebut, antara lain Badan PBPK, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kominfosantik, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Dinas P3AKB, dan Perwakilan BKKBN, serta Biro Protokol dan Komunikasi Publik.
Dengan berkeliling menggunakan mobil, Tim Gugus Tugas COVID-19 Kalteng tersebut menyampaikan imbauan Gubernur Kalimantan Tengah kepada masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan COVID-19 agar terhindar dari virus tersebut, yaitu dengan disiplin dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta menjalankan physical distancing.
Berkaitan dengan pola hidup bersih dan sehat, masyarakat diimbau untuk selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, sebelum dan sesudah beraktivitas. Selain itu, untuk meningkatkan imunitas tubuh, rajin berolahraga, istirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi sangat dianjurkan untuk dilakukan.
Kemudian, informasi tentang physical distancing disampaikan pula dalam Sarling itu, antara lain dengan mengurangi aktivitas di luar rumah, menjaga jarak minimal 1,5 meter, meminimalisasi kontak langsung dengan orang lain, dan menghindari kerumunan. Selain itu, apabila memang harus melakukan kegiatan di luar rumah, masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker.
Melalui Siaran Keliling tersebut, diharapkan masyarakat dapat mengetahui cara melindungi diri dari COVID-19, dan tumbuh kesadaran untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga dapat mencegah atau bahkan memutus matas rantai penyebaran COVID-19.(red*)
Sumber: HUMAS DAN PROTOKOL

