DADAHUB- http://Inovasiborneo.co.id-Pembangunan Food Estate ini Guna Mendukung Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng serta mendukung IKN kedepannya.
Gubernur Kalteng sampaikan pembangunan Food Estate saat ini akan dikembangkan dengan teknologi modern, maka hal ini menjadi lahan dan peluang bagi milenial untuk ambil bagian.
Gubernur Kalteng mengatakan seluas 43 ribu hektar Food Estate di Kabupaten Kapuas didominasi areal tanam rawa, sehingga pengaturan irigasi menjadi perhatian khusus dengan membangun pintu-pintu air yang mengatur mekanisme air, khususnya menjaga kelebihan air yang menyebabkan banjir yang bersumber dari Sungai Barito, Mangkatip dan Kapuas Murung,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR melalui Balai Sungai Wilayah Kalimantan II yang sangat serius dan fokus dalam pembangunan infrastruktur irigasi Food Estate di Dadahup Kabupaten Kapuas.
“Melihat keseriusan Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan implementasi di lapangan oleh BWS Kalimantan II, saya makin optimis bahwa Food Estate di Kapuas ini akan berhasil. Hal ini hendaknya jadi pemicu motivasi kita di daerah, agar masyarakat Kalimantan Tengah menjadi bagian penting dalam menciptakan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah untuk ketahanan pangan nasional,” tegasnya optimis.


