Gubernur Kalteng Siap Memfasilitasi PSBB Kabupaten Kota

Palangkaraya -IB- Mencermati semakin meningkatnya jumlah pasien covid-19 di Kalimantan Tengah yang positif, hingga angka kematian sampai saat ini mencapai 4%, apa lagi baru dikabarkan, ada pasien yang meninggal dari kabubapten kota waringin timur kemaren malam, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul mengatakan, apabila pada hasilnya nanti pasien yang meninggal tersebut positif covid-19, maka angka kematian menjadi 8% dalam arti sudah berada dalam angka diatas nasional.

dengan peningkatan semakin besar itu, menurut Suyuti, semakin banyak pula masif terkait dengan jumlah penderita covid-19. semua itu dapat di lihat dari beberapa daerah yang telah terjadi penularan lokal covid-19, maka sesungguhnya saat ini katanya, pembebasan sosial berskala besar ( PSBB) menjadi sesuatu yang dipikirkan, sehingga menjadi opsi kebijakan. dalam rangka memperkecil resiko penularan melalui PSBB.

Sayuti juga memberikan sebuah contohnya yakni di DKI Jakarta. disana orang berbuncengan sepeda motor saja tidak diperbolehkan, bis – bis dibatasi jumlahnya dan juga kerumunan masa sudah mulai dibatasi.

“Namun PSBB ini tergantung daerah kabupaten/kota masing – masing, berbeda dengan DKI Jakarta karena Bupati/wali kota hanya bertindak secara administratif saja, karena bukan daerah otonom, sehingga Gubernurnya bisa mengambil kebijakan secara langsung” terangnya, Sabtu (11/04/2020).

Lanjutnya menjelaskan, kalau di kalimantan tengah hal itu tidak bisa di lakukan, karena bupati/wali kotanya bersipat otonom, yang bisa dilakukan adalah pola – pola seperti daerah provinsi jawa barat. disana bupati/wali kota mengusulkan PSBB untuk daerah Bogor, Tanggerang, Bekasi (Botabek).

“Kita juga berharap agar ini menjadi bahan kajian buat teman – teman gugus tugas di kabupaten, agar memberikan telaahan kepada masing – masing bupati/wali kotanya agar berupaya sebisa mungkin PSBB mulai kita terapkan di beberapa zona merah yang angka positifnya makin tinggi” katanya.

Dikatakannya pula dengan harapan, dengan sudah terjadinya penularan lokal dan juga sudah mulai munculnya angka kematian. mudah – mudahan covid-19 ini bisa kita atasi agar penularannya tidak semakin meluas.

Provinsi sendiri ujar Sayuti, sebagaimana yang di sampaikan oleh Gubernur kalimantan tengah, H Sugianto Sabran selaku ketua gugus penanggulangan covid-19 kalimantan tengah dalam arti penguasa darurat kesehatan masyarakat provinsi kalimantan Tengah, pada dasarnya siap memfasilitasi kabupaten/kota yang ingin mengajukan PSBB dilanjutkan meneruskannya ke kementerian kesehatan, untuk mendapatkan persetujuan PSBB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *