Kuala Pembuang IB-Angkutan bertonase berat yang sering melewati jembatan darurat Sungai Kelua, di ruas jalan Kuala Pembuang – Telaga Pulang, memicu terjadinya kerusakan di jembatan ini.

Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan Rita Dewantari mengakui, dalam beberapa bulan terakhir ini jembatan darurat di Sungai Kelua telah dua kali mengalami amblas.
“Amblasnya jembatan darurat di sana dipicu sering dilewati angkutan berat seperti dump truck dari perusahaan perkebunan, sedangkan daya mampu jembatan yang ada sangat terbatas” kata Rita Dewantari, Selasa, 3 Maret 2020.
Untuk itu, Ia mengimbau kepada perusahaan terdekat, yang sering melewati ruang jalan ini, untuk tidak lagi menggunakan angkutan berat hingga memicu kembali rusaknya jembatan Sungai Kelua.
Kemudian, perusahaan apabila menggunakan angkutan bertonase berat, disarankan agar tidak melewati jalan ini, melainkan menggunakan jalan alternatif milik perusahaan setempat.
“Kami minta kerjasamanya agar angkutan berat tidak melewati ruas jalan ini, khususnya di lokasi jembatan Sungai Kelua. Apabila dipaksakan tidak menutup kemungkinan ambles kembali ,” imbuhnya.
Menurutnya, ruas jalan Kuala Pembuang – Telaga Pulang, merupakan akses vital untuk kelancaran transportasi masyarakat, sehingga keberadaannya harus di jaga agar tetap fungsional. (rudin)

