KALTENG http://Inovasiborneo.co.id-Penurunan stunting kata Wagub menjadi perhatian bersama dan dibutuhkan kerja yang lebih keras. “Kan target 26 % (tahun 2022,red), di 2024 15 %,” kata Wagub kepada wartawan pada Kamis (12/10/2023).

Wagub menuturkan angka sekian digit itu harus diturunkan. Tidak ada yang mustahil dan Pemprov Kalteng bisa melakukannya.
“Tidak ada hal yang mustahil kita lakukan pasti bisa selama kita bekerja berkolaborasi,” tuturnya.
Wagub juga mengharapkan kolaborasi dan sinergitas dengan Kabupaten/Kota. Wagub mengharapkan semua Kabupaten/Kota bisa menganggarkan anggaran yang cukup. Petunjuk dari Presiden menurut Wagub harus kita jabarkan di daerah masing-masing.
“Saya sebagai Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi berharap kolaborasi bisa kita bangun. Persoalan ini menjadi persoalan nasional,” harapnya.
Pencapaian prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Tengah di tahun 2022 prevalensi stunting sebesar 26,9% mengalami penurunan 0,5% dari tahun 2021 sebesar 27,4%, dan menempati peringkat ke 11 Provinsi tertinggi di Indonesia.

