KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Peringatan HUT ke-78 TNI, Gubernur H. Sugianto Sabran mengatakan bahwa TNI adalah garda terdepan dan benteng terakhir NKRI, agar tetap menjunjung tinggi profesionalitas dan tetap berjuang tanpa lelah untuk Indonesia.

Foto bersama
Pada kesempatan tersebut, Orang nomor satu di Tambun Bungai menghimbau kepada masyarakat agar jangan membuka lahan perkebunan maupun pertanian dengan cara membakar.
Sebagaimana diketahui, kebakaran hutan dan lahan telah mengakibatkan dampak yang luas, serius, dan bersifat langsung terhadap kesehatan masyarakat, perekonomian, terganggunya aktivitas manusia, keseimbangan ekologi, dan kerusakan lingkungan hidup.
“Saya menghimbau kepada masyarakat Kalimantan Tengah yang suka membakar lahan agar stop membakar lahan karena dampaknya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat”, tegas Gubernur.
Ia mengungkapkan sudah berkoordinasi dengan penegak hukum agar pelaku pembakaran dihukum ditindak sesuai hukum yang berlaku dan dihukum maksimal.
Terkait karhutla, Pemprov Kalteng akan kembali menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla, Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan akibat Dampak El Nino di wilayah Prov. Kalteng pada Kamis (5/10/2023) yang diikuti Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Anggota Pendukung Forkopimda Prov. Kalteng, Jajaran Setda Kalteng, Kepala OPD dan Instansi Vertikal Prov. Kalteng, serta jajaran dari Pemkab/Pemko se-Kalteng.
Turut hadir Anggota DPR RI Dapil Kalteng H. Agustiar Sabran, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin, Pj. Bupati/ Walikota se-Kalteng atau yang mewakili serta para Ketua Ormas dan Tokoh Masyarakat

