Cegah Stunting, Cerdas Parenting Menuju Kalteng Berkah.

KALTENG-http://Inovasiborneo.co.id-Dalam upaya mencegah stunting di Provinsi Kalimantan Tengah, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah terus gencar mengimplementasikan sejumlah program prioritasnya kepada masyarakat.

Salah satunya dalam upaya mencegah stunting pada masyarakat melalui inovasi dengan menggelar Festival Film Pendek atau FFP, dengan tajuk Cegah Stunting, Cerdas Parenting Menuju Kalteng Berkah.

Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng, Dr. Dadi Ahmad Roswandi mengatakan, kegiatan FFP ini merupakan kolaborasi BKKBN Kalteng dan IJTI Kalteng untuk mensosialisasikan pencegahan stunting di Kalimantan Tengah, sekaligus mendorong tururt serta masyarakat dalam mencegah terjadinya stunting.

Terlebih Kalteng merupakan salah satu sentra perkebunan kelapa sawit nasional, dengan luasnya perkebunan kelapa sawit di Kalteng menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat, maka masyarakat sekitar perkebunan sawit bisa didorong untuk mulai menerapkan pola hidup sehat.

Lebih lanjut tutur Dadi, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya di bawah standar yang ditetapkan. “Presiden telah menargetkan 14 persen pada tahun 2024 yang saat ini berdasarkan survei status gizi balita (SSGI) tahun 2021 sebesar 24,4 persen,” paparnya Sabtu (3/12/2022).

Ditambahkannya, angka stunting di Kalimantan Tengah saat ini 27,4 persen tertinggi Gunung Mas 35,9 persen dan terendah di Lamandau 23,2 persen. Dengan target 2024 mencapai 15,38 persen

Oleh karena itu, lanjutnya, melalui FFP ini, dapat dilakukan pencegahan dini stunting mulai dari hulu dan berbasis keluarga dengan pola asuh yang baik  dapat terwujud. Kegiatan FFP ini sendiri, terbuka untuk umum, terkhusus masyarakat Kalteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *