Pengendalian Penyebaran Virus dan Antisipasi Lonjakan Pasien Pemerintah Amankan Ketersediaan Obat Covid-19

,

KALTENGhttp://Inovasiborneo.coid-Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalteng menyampaikan Press Release Penanganan Covid-19 Kalteng, Selasa (18/1/2022) mengenai perkembangan penanganan pandemi Covid-19 sampai dengan pukul 15.00 WIB di Kalteng.

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng melalui Satgas Penanganan Covid-19 Pusat menyampaikan pemerintah mengamankan ketersediaan obat Covid-19 dalam negeri dalam rangka mengantisipasi situasi lonjakan kasus akibat varian Covid-19. Saat ini, pemerintah sudah mengamankan stok sebanyak 400 ribu tablet molnupiravir (salah satu obat anti virus) dari PT Amarox.

PT Amarox sendiri akan memproduksi langsung molnupiravir pada April atau Mei 2022, dan kedepannya juga diharapkan untuk bisa memproduksi praxlovid, salah satu obat Covid-19. Diharapkan bahwa semua produk- produk yang kritikal dalam penanganan Covid-19 atau kemungkinan pandemi lainnya dapat diproduksi di dalam negeri, sehingga selanjutnya tidak bergantung kepada negara lain.

Adapun perkembangan data Covid-19 yang telah dihimpun akumulasinya sebagai berikut : Kasus konfirmasi, ada penambahan sebanyak 1 orang, yaitu di Seruyan 1 orang, sehingga dari semula sebanyak 46.732 orang menjadi 46.733 orang. Sembuh, ada penambahan sebanyak 3 orang, yaitu di Sukamara 2 orang, dan Seruyan 1 orang, sehingga dari semula 45.137 orang menjadi 45.140 orang. Dalam Perawatan, ada penurunan sebanyak 2 orang, sehingga dari semula 5 orang menjadi 3 orang. Kasus Meninggal, tidak ada penambahan, sehingga tetap menjadi 1.590 orang. Tingkat kematiannya (CFR) 3,4 %.

Keterpakaian Tempat Tidur pada RS (BOR), Tempat Tidur intensif tidak mengalami perubahan Tempat Tidur Terpakai (0,00%), sehingga menjadi 2,38%, dimana tidak ada Kab/Kota yang BOR di atas 50%, sementara Tempat Tidur Isolasi mengalami penurunan Tempat Tidur Terpakai (0,78%), sehingga dari 1,21% menjadi 0,43%, dimana tidak ada Kab/Kota yang BOR di atas 50%.

Capaian target vaksinasi Target Vaksinasi sebesar 2.036.104, realisasi Vaksinasi Dosis I untuk tingkat Provinsi Kalteng telah mencapai 83,47%. Semua kabupaten/kota telah mencapai di atas 70% vaksinasi dosis I dan Capaian vaksinasi Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan, SMA, SMK Sederajat, realisasi Vaksinasi PNS/GTT/PTT tidak ada penambahan sehingga tetap sebanyak 6.258 atau sebesar 79,01 %, dan Dosis I SMA/SMK tidak ada penambahan sehingga tetap sebanyak 73.202 atau sebesar 76,95 %, dosis II SMA/SMK tidak ada penambahan sehingga tetap sebanyak 32.403 atau sebesar 34,06 %.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 04 Tahun 2022 tanggal 17 Januari 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, kabupaten/kota Prov. Kalteng terdapat dua kriteria yaitu Level 1, dan Level 2 (berlaku sampai dengan 31 Januari 2022).

Adapun kabupaten/kota dengan kriteria tersebut, antara lain: Level 1, Kobar, Kotim, Barsel, Barut, Katingan, Gumas, Pulpis, Mura, dan Bartim.Level 2, Kapuas, Seruyan, Sukamara, Lamandau, dan Kota Palangka Raya.(din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *