Palangka Raya, IBM – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah turut berpartisipasi dalam ajang Kalteng Expo 2026 yang digelar pada tanggal 17 s.d. 23 Mei 2026 di Halaman GOR Indoor, Jl. Tjilik Riwut km 5, Palangka Raya.
Pelaksanaan pameran ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah yang ke-69 sekaligus untuk menampilkan capaian pembangunan, potensi daerah, promosi investasi, produk unggulan daerah, serta sektor pertanian, peternakan, dan pangan lokal kepada masyarakat luas.
Di hari kedua pameran, Stand Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah konsisten mempromosikan aneka produk produk pangan bermutu dan mendekatkan pelayanan publik melalui layanan Klinik Tani yang informatif, edukatif, dan aplikatif (Senin,18/5/2026).
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Kalteng Expo 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan produksi pertanian di Kalimantan Tengah. Melalui promosi produk unggulan daerah, masyarakat diharapkan semakin mengenal dan mencintai produk pangan lokal yang memiliki kualitas tinggi serta mampu bersaing di pasar regional maupun nasional. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan potensi besar sektor pertanian, hortikultura, dan peternakan Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas. Promosi produk unggulan daerah menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani dan peternak,” urai Rendy Lesmana.
Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari beras lokal premium seperti Beras Talun, Beras Siam Epang, aneka produk hortikultura segar, aneka pangan olahan berupa kripik bayam, kripik kalakai, kripik terong, stik ubi, aneka produk biofarmaka, produk peternakan dari pelaku usaha binaan yang telah memenuhi standar mutu dan keamanan pangan. Melalui kegiatan ini, Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah mendorong peningkatan konsumsi pangan lokal serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha dan kelompok tani di wilayah Kalimantan Tengah.Selain menampilkan produk unggulan, stand Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah juga menyediakan layanan Klinik Tani sebagai wadah konsultasi teknis bagi masyarakat, petani, peternak, dan pelaku usaha sektor pertanian Klinik Tani ini memberikan layanan informasi dan konsultasi terkait bidang pertanian, peternakan, serta kesehatan hewan yang didampingi langsung oleh tenaga teknis dan petugas kompeten di bidangnya.
Melalui layanan tersebut, pengunjung dapat berkonsultasi mengenai teknik budidaya tanaman, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, manajemen usaha tani, pakan dan pemeliharaan ternak,hingga penanganan kesehatan hewan. Kehadiran Klinik Tani diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus menjadi media pelayanan publik yang lebih dekat, informatif, dan solutif. Seperti yang dialami oleh salah satu pengunjung yang memerlukan informasi tentang tanaman cabai yang ditanamnya mengalami serangan penyakit busuk buah (Antraknosa) yang disebabkan oleh jamur, “ urai Goalter Zoko, setelah mendampingi konsultasi pengunjung di area stand.Antusiasme pengunjung terlihat tinggi selama pelaksanaan pameran.
Selain melihat langsung produk-produk unggulan daerah, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh edukasi dan konsultasi teknis secara langsung serta membeli berbagai aneka produk pangan, peternakan dan aneka produk hortikultura segar dalam kemasan pack dengan harga yang terjangkau. Partisipasi Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah dalam Kalteng Expo 2026 diharapkan semakin memperkuat promosi sektor pertanian daerah, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta mendukung pengembangan pertanian dan peternakan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.


