Vaksin Pada Ibu Hamil Diharapkan Turunkan Risiko Ibu dan Bayi Terinfeksi Saat Proses Melahirkan

KALTENG-IB -Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng melalui Satgas Covid Pusat melalui Press Release mengenai penanganan Covid-19 di Kalteng, Rabu (15/9/2021) sampai dengan pukul 15.00 WIB.

menyampaikan bahwa di Indonesia, ibu hamil sudah bisa melakukan vaksinasi COVID-19. Meski demikian, belum semua ibu hamil melakukan vaksin tersebut.

Banyak faktor yang menyebabkan belum dilakukannya vaksinasi oleh ibu hamil. Faktor-faktor ini bisa berasal dari internal maupun eksternal. Seperti kondisi kesehatan ibu dan janin, usia kandungan yang masih terlalu muda hingga masalah kesehatan lainnya.
Oleh sebab itu, terkait pemberian vaksin bagi ibu hamil ini, tidak bisa sembarang dilakukan. Ada skrining kesehatan yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Berdasarkan Surat Edaran HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuain Skrining dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, ada syarat-syarat ibu hamil boleh vaksin Covid-19, diantaranya:

  1. Suhu tubuh
  2. Tekanan darah
  3. Usia kehamilan
  4. Tidak ada tanda-tanda preeklamsia
  5. Tidak memiliki riwayat alergi berat
  6. Ibu hamil dengan penyakit penyerta atau komorbid
  7. Ibu hamil dengan penyakit autoimun
  8. Tidak sedang menjalani pengobatan
  9. Tidak sedang menerima pengobatan imunosupresan
  10. Tidak terkonfirmasi positif COVID-19

Kendati demikian, meski sudah memenuhi sepuluh syarat di atas, bagi ibu hamil, penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan yang menangani untuk melihat status kesehatannya apakah sudah boleh menerima vaksin atau perlu ditunda.

Vaksin COVID-19 adalah salah satu cara untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, dimana setidaknya 70 persen populasi dalam satu wilayah harus sudah divaksin. Dengan begitu, bagi ibu hamil yang telah melakukan vaksinasi diharapkan dapat menurunkan risiko ibu dan bayi terinfeksi saat proses melahirkan kelak.

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng pun mengimbau agar selain dilakukan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan menjadi kebiasaan hidup sebagai tuntutan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sebagian masyarakat telah patuh protokol kesehatan, namun masih saja ada sebagian lainnya yang kurang memiliki kesadaran untuk menerapkan prinsip 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Setiap harinya, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah selalu bertambah. Orang yang berisiko tinggi adalah mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid seperti hipertensi, diabetes, jantung, asma hingga gagal ginjal. Selain itu, orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah, berusia lanjut yakni di atas 60 tahun dan mereka yang mengalami obesitas atau berat badan berlebihan.Perilaku sehat 4M menjadi upaya pencegahan yang sangat penting.

Capaian target vaksinasi Target Vaksinasi sebesar 2.036.104, realisasi Vaksinasi Tahap I sebanyak 610.996 atau sebesar 30,01 % dan Tahap II sebanyak 375.368 atau sebesar 18,44 %.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *