63,6 M Dana Penanganan Covid 19 Kapuas Selama Masa PSPB

KUALA KAPUAS, IB – Saat jumpa Pers Ketua Harian Tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga, SH menegaskan, bahwa sampai hari ke.10 penerapan PSBB di Kabupaten Kapuas.masih saja terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat.

Menurutnya saat ini Pemerintah Kabupaten Kapuas sudah mengucurkan dana Anggaran sebesar Rp 63.637.881.970.000,- Untuk penanganan percepatan terkait Covid-19 di Kabupaten kapuas. dalam menggunakan dana anggaran tersebut juga kita itu harus jelas arahnya.

Sekarang dengan adanya penerapan PSBB, semua keterbatasan warga dibatasi saat akan beraktivitas, dan untuk itu maka kita support dengan Memberi melalui dana bantuan langsung tunai BLT, “Katanya.

“Ia juga menuturkan bahwa kondisi wabah Covid-19 ini sudah sangat meluas penyebarannya, dan ini telah terlihat dengan adanya beberapa kasus seperti yang telah disebutkan pada fakta dan kejadian sebelumnya.

Sebagai contoh kasus yang terjadi beberapa hari yang lalu, pada tangal 6 Juni 2020 ada tiga 3 orang pasien meninggal dunia dalam satu hari dan semua pasien berstatus PDP, kemudian ada 1 orang pasien yang baru diantar ke rumah sakit (RSUD) tapi sudah dalam kondisi yang sangat akut.

Pasien yang baru ditangani tersebut meninggal dunia, satu hari setelah dirawat dan meninggal dunia tanggal 7. Juni 2020 tambah satu 1 pasien meninggal dunia, kemudian tgl 8 Juni 2020 bertambah satu 1 pasie meninggal dunia pada waktu dinihari. Sedangkan untuk empat 4 orang pasien dianatara yang meninggal dunia, belum sempat diambil hasil Swabnya, “Tutur Sinaga.

Oleh karena itu untuk memutus mata rantai wabah Covid-19, untuk mencegah Korban penularannya akibat penyebaran virus tersebut, hendaknya semua masyarakat mentaati himbauan Pemerintah dan melaksanakan peraturan yang sudah ditetapkan, lebih lagi mematuhi aturan yang sudah diberlakukan selama penerapan PSBB ini.

Untuk itu selama penerapan PSBB untuk empat belas 14 hari yang sudah tetapkan, bilamana nanti ternyata hasilnya tidak maksimal maka akan dievaluasi. sejujurnya saya berharap agar tidak ada lagi penambahan untuk PSBB, dan saya ingin sebelum empat belas 14 hari nantinya masyarakat bisa digayomi,” Pungkasnya.(Heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *