Kuala Kapuas, IB – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat bersama Deputi Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Panji Wibisana melakukan pendatanganan prasasti dan MoU Desa Sadar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan serta pemasangan Plang Desa Sadar di KantorDesa Bungai Jaya, Kecamatan Basarang, (30/10) pagi.
Sebelum penyerahan simbolis klaim JKM untuk tiga ahli waris dan sertifikat BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangkat Desa diadakan pemomotongan pita peresmian pendatanganan prasasti dan MoU Desa Sadar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan serta pemasangan Plang Desa Sadar.
Orang nomor satu dikota Air Ben Brahim S Bahat menyambut baik dan mengatakan, rasa bangganya dengan Desa Bungai Jaya yang terus berinovasi, berkarya dan berkreasi demi kepentingan masyarakat melalui BKPSDM Kabupaten Kapuas dan BPJS Ketenagakerjaan agar 214 desa se Kabupaten Kapuas nantinya juga terpilih menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
“Ingat kita semua harus sadar dan bertanggung jawab pentingnya perlindungan jaminan sosial ini, untuk mensejahterakan masyarakat khususnya bagi para pelaku ekonomi di desa, dengan program BPJS Ketanagakerjaan kita bisa memberikan perlindungan dalam bekerja, tidak hanya bagi pekerja formal tetapi juga non formal untuk saudara dan keluarga kita,” tegas Ben.
Di tempat dan waktu yang sama Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Panji Wibisana mengatakan, terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang baik dari Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Disini beliau menjelaskan, bahwa BPJS Ketenagakerjaan adalah satu program pemerintah yang merupakan penyelenggara jaminan sosial di Indonesia. Ia menjelaskan, ada 4 layanan yang dikelola lembaganya, yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.
Salah satu syarat dinobatkannya sebuah desa sebagai desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah dengan terdaftarnya para aparatur desa pada program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan, ucap Panji.
“Target kami sampai dengan akhir tahun 2019 nanti menobatkan 675 desa di seluruh Indonesia menjadi Desa Sadar, sekarang kami sudah menyelesaikan 477 desa. Kami mulai sosialisasi berjenjang dimulai dari bawah yaitu dari desa kemudian kabupaten dan provinsi,” Jelas Panji.
Kepala Desa Bungai Jaya Kadiman menambahkan, Saya sangat syukur karena Desa Bungai Jaya terpilih menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan berharap dengan adanya program ini dapat memberikan pemahaman bagi aparat desa tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh masyarakat pekerja yang ada di desa manapun khusus Desa Bungai Jaya dan bisa dijalankan dan dipelajari dengan baik oleh semua masyarakat. ( Didik/Heri)

