Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Pulpis Demo di Kantor DPRD.


Pulang Pisau-IB-Pagi Selasa (27/11/2018) jam menunjukan pukul 10.00 Wib,  puluhan massa gabungan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Ikatan Mahasiswa Pulpis ( IMAPPIS) Banjarmasin, Himpunan Mahasiswa Pulpis (HMP) Palangkaraya,mulai berdatangan dan berkumpul di halaman Kantor dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau jalan Trans Kalimantan Kecamatan Kahayan Hilir. menggelar aksi unjuk rasa dalam hal menyampaikan permasalahan penganggaran beasiswa untuk mahasiswa berprestasi, kurang mampu dan bantuan tugas Akhir.

Para pengunjuk rasa melibatkan sedikitnya 50 orang gabungan dari organisasi kepemudaan KNPI Pulang Pisau, IMAPPIS dan HPM itu , mendapatkan penjagaan dari Kepolisian Polres Pulang Pisau dibantu dari Satpol PP Kabupaten Pulang Pisau. Pendemo nampak membawa sejumlah bendera organisasi dan spanduk yang salah satunya bertulisan kawal dan awasi dana pendidikan.


Dalam orasinya, satu persatu perwakilan organisasi aksi unjuk rasa menyuarakan sebagai bentuk kritikan kepada DPRD dan dinas terkait lainnya dalam penganggaran dana pendidikan yang selama ini dianggap pihaknya tidak terealisasi.Muhammad Ambrullah, mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk kritikan dan tuntutan kepada DPRD Pulang Pisau dan dinas terkait lainnya dalam permasalahan penganggaran beasiswa untuk mahasiswa berprestasi, kurang mampu dan bantuan tugas Akhir.

“Aksi ini sekaligus menegaskan dari hasil audensi pihaknya pada tahun 2017 lalu terkait permohonan untuk dianggarkan dana bantuan buat mahasiswa berprestasi, kurang mampu dan tugas akhir,saat berorasi di depan Kantor DPRD Pulpis.selama ini pihaknya terus melakukan upaya koordinasi baik dengan dinas terkait seperti Disdik dan BPPKAD maupun DPRD setempat dalam pengusulan dana permohonan penganggaran bantuan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, kurang mampu dan akhir semester,ucap Amrullah.

Sementara Ketua DPRD Pulang Pisau, H. Maruadi saat menyambut para pendemo mengatakan, pihaknya menyambut baik aksi damai pemuda KNPI, dan mahasiswa tersebut, karena dalam penyampaian aspirasinya berjalan dengan tertib, dan kondusif.
Saat mediasi itu lanjut dia, ternyata pemerintah Kabupaten sudah memiliki anggaran untuk bantuan skripsi, dan tesis sebesar Rp 376 juta, dan dari jumlah itu, dana yang sudah terpakai untuk bantuan tersebut sebesar Rp 60 juta.

“Lanjutnya bagi mahasiswa yang ingin mengajukan dipersilahkan, dan batas waktunya hingga 15 Desember 2018,” jelasnya”muruadi.(R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *