Pembangunan Infrastruktur Kalteng Akan Terlaksana Dengan Adanya Dana Bagi Hasil Dari Pusat

KALTENG- http://inovasiborneo.co.id-Gubernur Edy Pratowo menyampaikan beberapa hal terkait usulan strategis diantaranya Kalteng sebagai penyangga IKN dibutuhkan peningkatan infrastruktur jalan/ jembatan untuk aksesbilitas dari Kalteng menuju IKN.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa dalam mendukung ketahanan pangan nasional program shrimp estate di Kabupaten Sukamara masih membutuhkan dukungan anggaran sebesar Rp. 55 Miliar untuk peningkatan infrastruktur.

” Kita juga lagi lagi terus berupaya menciptakan pemerataan layanan kesehatan yakni pembangunan RSUD Hanau yang membutuhkan dukungan penganggaran dan dukungan melalui instrumen kebijakan bidang kesehatan , serta peningkatan Bandara Iskandar Pangkalan Bun yang seiring pertumbuhan perekonomian dan pengolahan potensi SDA, dibutuhkan peningkatan bandara berupa perpanjangan runway dan fasilitas lainnya agar dapat meningkatkan kapasitas penumpang dan meningkatkan rute penerbangan sebesar Rp. 500 Miliar” ungkap Edy.

Selain itu juga disampaikan beberapa capaian pembangunan di Kalteng mulai dari pertumbuhan ekonomi, kehutanan, perkebunan, pertambangan, infrastruktur, penanganan inflasi, sektor pendidikan dan sektor kesehatan.

Sebagai informasi, total DBH-DR sampai dengan tahun 2023 TW.II sebesar Rp.922.383.747.964 sesuai dengan aturan dalam lPMK NO.216/PMK.07/2021 tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil SDA Kehutanan Dana Reboisasi.

Bahas Penggunaan DBH-DR, Wagub Kalteng Edy Pratowo didampingi Pejabat Terkait Temui Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Kemenkeu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *