Muara Teweh, Inovasi Borneo — Dari 15 sekolah lanjutan atas (SLA) yang ada di Kabupaten Barito Utara hanya ada 12 SLA yang dapat mengirim siswanya untuk mengikuti acara lomba sains tingkat SLA.

Adapun yang menjadi penyebab tidak hadirnya utusan 3 SLA karena kendala banjir yang terjadi di beberapa daerah dan kecamatan
“Pada pelaksanaan kompetisi sains kali ini yang dipercayakan menjadi tuan rumah adalah SMAN-4 Muara Teweh dan sangat disayangkan sekolah yang daerahnya terendam banjir tidak bisa mengirim siswanya untuk mengikuti”, ungkap Kepala Sekolah SMAN-4 Muara Teweh, Taryana, SP., M.Si diruang kerjanya, Selasa,(10/3/2020)
Ada 9 mata pelajaran yang dilombakan, lanjut Taryana dan semua soal mata pelajaran yang dikompetisikan dibuat Kementrian Pendidikan melalui aplikasi khusus dan hanya petugas khusus yang bisa membukanya.
“Pelaksanaan kompetisi sains ini hanya dilaksanakan satu hari saja dan benar benar fair.
Diharapkan dari kompetisi sains kali ini dapat memperoleh hasil yang maksimal dan menghasilkan juara juara yang memang bisa diandalkan, untuk berlaga mewakili Barito Utara diajang yang lebih tinggi lagi, yakni di tingkat Provinsi nanti”, tandas Taryana. (zie)

