Palangka Raya – http://inovasiborneo.co.id-Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan SDM (KSDM) Suhaemi mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) buka Forum Konsultasi Publik (FKP) Persepsi Lintas Sektor Terhadap Pelaksanaan Layanan Publik dan Program BBPOM di Palangka Raya, yang diselenggarakan di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin (16/10/2023).
Saat membacakan sambutan tertulis Sekda, Suhaemi mengatakan Pengawasan Obat dan Makanan merupakan salah satu agenda reformasi pembangunan nasional bidang kesehatan yang bertujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat melalui obat dan makanan yang aman, berkhasiat/bermanfaat, dan bermutu.
“Luasnya wilayah Kalimantan Tengah merupakan tantangan tersendiri dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan juga pelayanan yang dilakukan BBPOM. Masuk keluarnya Obat dan Makanan melalui jalur darat dari perbatasan semua Provinsi di Kalimantan serta adanya beberapa pelabuhan laut yang memungkinkan potensi masuknya obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan cukup besar,” ujarnya.

Pelantikan dan pengukuhan pimpinan SAKA dan Majelis Pembimbing SAKA POM Gerakan Pramuka Kalteng
Ia menambahkan, Pengawasan Obat dan Makanan oleh masyarakat dan lintas sektor merupakan bagian dari sistem pengawasan obat dan makanan (SISPOM). “Kegiatan Forum Komunikasi dan Konsultasi antar pemangku kepentingan dan masyarakat sangatlah diperlukan untuk menyamakan persepsi tentang tujuan dan sasaran Pengawasan Obat dan Makanan, sehingga BBPOM di Palangka Raya mampu memberikan perlindungan dan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya di Kalimantan Tengah,” imbuhnya.
Ia berharap forum ini dapat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan mutu Obat dan Makanan, peningkatan kepuasan pelaku usaha dan masyarakat terhadap kinerja Pengawasan Obat dan Makanan, dan peningkatan efektivitas komunikasi, informasi, edukasi Obat dan Makanan di wilayah kerja BPOM Palangka Raya.
“Forum Konsultasi Publik adalah salah satu wadah untuk menampung aspirasi, harapan dan kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik. Kegiatan ini sekaligus merupakan wujud komitmen Balai Besar POM Di Palangka Raya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan daya saing bangsa melalui peningkatkan pelayanan publik, pembinaan dan pengawasan obat dan makanan,” jelasnya.

