Sekda Prov Kalteng Pengendalian Karhutla diKalteng Mengalqmi Perbaikqn Adari Tahun Ke Tahun

KALTENGhttp://inovasiborneo co.id-Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Kalteng H. Nuryakin melaporkan, pengendalian karhutla di Kalteng terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun.

“Hal ini dapat kita lihat dari indikator, luas karhutla 2023 sampai dengan bulan Agustus 2023 seluas 18 ribu hektar, jauh lebih baik dibanding 2019 yang mencapai 317 ribu hektar, kejadian karhutla 2023 sejauh ini relatif masih terkendali, tidak seperti 2019 yang meluas dan masif termasuk dalam Kota Palangka Raya,” kata Sekda. 

Sekda, Juga mengatakan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada tahun 2023 di Kota Palangka Raya mencapai level Berbahaya pada tanggal 4 Oktober 2023, sedangkan 2019 mulai level berbahaya pada bulan Agustus 2019, bahkan jika dibandingkan dampak asap yang terjadi di Provinsi Kalbar dan Provinsi Kalsel, Provinsi Kalteng juga masih lebih baik.

“Pemerintah Kabupaten/kota yang telah menetapkan status tanggap darurat bencana karhutla sebanyak satu kota dan empat kabupaten. Dengan adanya penetapan status tanggap darurat ini diharapkan upaya penanggulangan karhutla dapat tuntas memadamkan kebakaran yang terjadi,” jelasnya. 

Gubernur Sugianto Sabran Pimpin Rakor Penanggulangan Karhutla, Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan di Wilayah Provinsi Kalteng

Peserta rakor

Terkait dengan pengendalian inflasi, Sekda mengimbau agar lebih memaksimalkan hal tersebut mengingat dampak musim kemarau panjang yang diakibatkan el nino pada beberapa komoditas mulai menunjukkan kenaikan harga, sehingga harus terus dipantau dan dikendalikan. 

“Salah satunya kenaikan komoditas beras, menyikapi kenaikan tersebut Pemerintah Provinsi telah meluncurkan program subsidi beras di triwulan keempat ini. Dampak el nino diperkirakan terjadi hingga Maret 2024, jika tidak dikelola dengan baik maka kita bisa mengalami kelangkaan,” tukasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *